RM.id Rakyat Merdeka - Asosiasi Usaha Kecil, Mikro, dan Pedagang Kaki Lima Indonesia Merah Putih (APKLI MP) memperkuat konsolidasi organisasi untuk mengangkat daya saing ekonomi rakyat. Sebanyak 125 pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APKLI MP periode 2026-2031 resmi dilantik di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (8/11/2026).
Pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum APKLI MP dr. Ali Mahsun. Kegiatan dilanjutkan dengan rapat kerja (raker) bertema “APKLI Merah Putih Dukung dan Sukseskan Program Unggulan Presiden Prabowo Subianto (MBG, KDKMP, KNMP, Sekolah dan Rumah Rakyat), Wujudkan Ekonomi Nasional Tumbuh 8 persen”.
Acara tersebut dihadiri ratusan pengurus pusat, tamu undangan, serta perwakilan mitra strategis organisasi. Sebelum mengucapkan sumpah dan janji jabatan, seluruh pengurus terlebih dahulu menandatangani pakta integritas.
Dalam arahannya, Ali Mahsun menyebut kepengurusan baru sebagai “Kabinet Revolusi Ekonomi Rakyat Indonesia”. Dia meminta seluruh jajaran menjadi garda depan dalam memperkuat ekonomi rakyat sekaligus menyukseskan program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Ada tiga agenda utama yang menjadi fokus APKLI MP. Pertama, mengawal pelaksanaan lima program unggulan pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Sekolah Rakyat, dan Rumah Rakyat.
Menurut Ali, program-program tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan revolusi ekonomi rakyat, termasuk pemenuhan kebutuhan sandang, papan, dan pangan.
Baca juga : PB Alkhairaat Dukung Presiden Tindak Tegas Perusak Stabilitas Nasional
Kedua, memperkuat pendampingan UKM dan PKL agar mampu bertahan dan berkembang menghadapi perubahan tatanan ekonomi global, regional, nasional, hingga lokal.
Ketiga, mempersiapkan Indonesia menyambut puncak bonus demografi 2030. Dia menilai, momentum tersebut membutuhkan sedikitnya 100 juta pelaku UKM dan PKL yang unggul.
“Untuk itu, tata kelola organisasi harus berbasis base time management and strategy serta super accelerated learning by doing. Bahasa milenial dan Gen Z, kita wajib lari super cepat,” tegas Ali.
Soroti Stabilitas Ekonomi dan Nasional
Ali juga mengingatkan pentingnya stabilitas nasional bagi keberlangsungan ekonomi rakyat. Menurutnya, dalam dua tahun terakhir, pelaku UKM dan PKL menghadapi tekanan ekonomi.
Omzet dan pendapatan pedagang disebut terus menurun di berbagai kawasan ekonomi strategis dan sentra ekonomi rakyat. Dia bahkan menggambarkan kondisi ekonomi nasional hampir terpuruk.
Baca juga : Prabowo Komit Benahi Pendidikan, Wamen Atip: Ratusan Ribu Kelas Rusak Jadi Prioritas
Karena itu, Ali meminta dugaan penyadapan telepon Presiden Prabowo Subianto diusut tuntas. “Dalang penyadapan telepon Presiden Prabowo Subianto harus diusut tuntas dan dihukum mati. Kenapa? Karena menjadi biang kerok ekonomi rakyat dan ekonomi nasional bergerak stagnan, tidak stabil, bahkan hampir terpuruk,” ujarnya.
Ali menilai persoalan tersebut bukan hanya menyangkut stabilitas ekonomi, tetapi juga keamanan dan kedaulatan negara. APKLI MP, lanjut dia, menyatakan dukungan kepada Presiden Prabowo untuk memberantas pihak-pihak yang disebutnya sebagai komprador pengeruk kekayaan sumber daya alam Indonesia.
Dia berharap kekayaan alam nasional dapat menjadi jaminan bagi masyarakat untuk hidup sejahtera dan memperoleh keadilan ekonomi.
Salurkan Beasiswa hingga Modal Usaha
Di tengah agenda konsolidasi organisasi, APKLI MP juga menunjukkan kepedulian sosial melalui program “Sedekah Keselamatan Nusantara Indonesia”.
Bantuan yang disalurkan meliputi beasiswa bagi anak pelaku UKM dan PKL, bantuan modal usaha untuk pedagang, serta santunan yatim piatu. Besaran beasiswa diberikan berdasarkan jenjang pendidikan.
Baca juga : Cepat Tuntaskan Kasus Penyadapan Presiden!
Siswa sekolah dasar (SD) menerima Rp 500 ribu, siswa sekolah menengah pertama (SMP) Rp600 ribu, dan siswa sekolah menengah atas (SMA) Rp 750 ribu. Selain itu, bantuan modal usaha masing-masing Rp 1 juta diberikan kepada pedagang kopi keliling dan pedagang asongan.
APKLI MP juga menyalurkan santunan sebesar Rp250 ribu untuk setiap anak yatim piatu. Ali mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk memberikan manfaat langsung kepada anggota dan masyarakat. “Sedekah itu penolak bala dan pencegah kerusakan,” ujarnya.
Penyaluran bantuan tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian APKLI MP terhadap sektor informal yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi kerakyatan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.