BREAKING NEWS
 

Bertemu DPR Dan Senat Rusia

BKSAP DPR RI Sampaikan Misi Presiden Prabowo Subianto

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : FAQIH MUBAROK
Selasa, 25 Februari 2025 20:26 WIB
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen BKSAP DPR RI Muhammad Husein Fadlulloh paling kiri, Ketua BKSAP Mardani Ali, Wakil Ketua Duma DPR Rusia Shamsail Saraliev, dan Anggota Grup Kerja Sama Bilateral GKSB DPR RI Gde Sumarjaya Linggih.

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR melakukan pertemuan dengan Majelis Federal Rusia di Moskwa, Rusia, Selasa (25/2/2025).

Hadir dalam pertemuan ini Ketua BKSAP DPR Mardani Ali Sera yang didampingi Wakil Ketua BKSAP Muhammad Husein Fadlulloh dan Anggota Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI Gde Sumarjaya Linggih.

Setibanya di Kantor Majelis Federal Rusia, pimpinan BKSAP DPR mendapat sambutan hangat dari Wakil Ketua Duma (DPR) Rusia Shamsail Saraliev dan rombongan.

Keduanya kemudian diajak berdiskusi di salah satu sudut ruangan Gedung DPR Rusia. Di dalam ruangan ini, terdapat tujuh kursi yang terbagi menjadi dua bagian.

Baca juga : Gerindra Pastikan Komunikasi Prabowo-Mega Tetap Hangat

Empat kursi diduduki delegasi Indonesia dan sisanya digunakan tuan rumah. Mereka duduk berhadapan di antara meja panjang yang terdapat alat tulis lengkap, hingga makanan ringan sekaligus minumnya.

Dalam kesempatan ini, Wakil Ketua DPR Rusia Shamsail Saraliev menyampaikan, pertemuan delegasi kedua negara membahas kerja sama di berbagai bidang. Khususnya di bidang perdagangan, energi, transportasi, infrastruktur, pariwisata, dan bidang lainnya.

"Saat ini kita menganggap Indonesia sebagai salah satu mitra utama Rusia di kawasan Asia-Pasifik," kata Saraliev seperti dikutip dari council.gouv.ru, Selasa (25/2/2025).

Adsense

Saraliev berharap hubungan bilateral Rusia-Indonesia semakin kuat dan berkembang. Dia juga meminta kepada delegasi Rusia yang bertugas di Indonesia untuk mengembangkan program kerja sama antar-kedua negara.

Baca juga : Besok Pukul 10 Pagi, Presiden Prabowo Luncurkan Danantara

"Dalam waktu dekat ada rencana untuk bertukar proposal strategis, yang dapat membantu memperdalam hubungan antara kedua negara dan menciptakan peluang baru untuk kerja sama," ucap Saraliev.

Selain itu, pimpinan BKSAP DPR juga melakukan pertemuan dengan senat Rusia. Wakil Ketua BKSAP DPR Muhammad Husein Fadlulloh mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara Indonesia dengan dunia internasional, termasuk Rusia.

Delegasi Indonesia, tambah Husein, menginginkan kerja sama yang setara dan saling memberikan manfaat bagi kedua negara. "Presiden Prabowo Subianto mempunyai prinsip one friend is too few and one enemy is too many," sebut

Husein. Dalam kesempatan ini, Husein juga menyoroti agenda konferensi World Trade Organization (WTO/Organisasi Perdagangan Dunia) Kamerun 2026.

Baca juga : Walkot Depok Supian Terkesima Saat Dilantik Presiden Prabowo Di Istana

Anggota Komisi VI DPR itu menyerukan agar Rusia dan beberapa negara lain untuk bisa mempertimbangkan rencana perpanjangan moratorium bea masuk E-commerce.

"Selain itu kami juga membawa misi diplomasi yang sejalan dengan pemerintahan Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Indonesia," pungkas Husein.

Diketahui, terdapat 164 negara yang menjadi anggota WTO. Di antaranya Indonesia, Rusia, Afghanistan, Amerika Serikat, Afrika Selatan, Arab Saudi, Argentina, Australia, Belgia, dan China. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense