BREAKING NEWS
 

Akbar Supratman: Kampung Baru Fair 2025 Di Palu Bisa Jadi Model Percontohan Pelestarian Tradisi

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Rabu, 9 April 2025 17:31 WIB
Wakil Ketua MPR A.M. Akbar Supratman saat menghadiri Festival Kampung Baru Fair 2025 sekaligus penyelenggaraan Tradisi Lebaran Mandura di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (8/4/2025). (Foto: Dok. MPR RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua MPR sekaligus Anggota DPD RI Dapil Sulawesi Tengah (Sulteng) A.M. Akbar Supratman menghadiri Festival Kampung Baru Fair 2025 sekaligus penyelenggaraan Tradisi Lebaran Mandura di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (8/4/2025). 

Akbar mengatakan penyelenggaraan Kampung Baru Fair tersebut sudah dilaksanakan selama sepuluh tahun terakhir ini. 

Ia memberikan apresiasinya terhadap konsistensi penyelenggaraan festival rakyat itu.

“Saya sangat berharap festival ini dapat menjadi model percontohan dalam pelestarian tradisi, pengembangan UMKM, dan pemberian ruang bagi pelaku seni serta kreativitas generasi muda,” ujarnya. 

Baca juga : Apriyani Diminta Jadi Mentor Febi Setianingrum

Adapun, Tradisi Lebaran Mandura sendiri yang digelar dalam festival Kampung Baru Fair tersebut, diungkapkan Akbar, merupakan sebuah perayaan khas yang dilaksanakan sepekan setelah Hari Raya Idul Fitri.

”Kegiatan tradisi Lebaran Mandura diawali dengan pawai obor dan arak-arakan Mandura. Dilanjutkan dengan berbagai kegiatan budaya, termasuk menampilkan ‘Mandurua’ kuliner tradisional khas yang terbuat dari beras ketan dan santan, dibungkus daun pisang melambangkan persatuan dan kebersamaan,” ucap Akbar. 

Akbar yang juga sebagai Ketua Panitia Lebaran Mandura tersebut menyampaikan bahwa tradisi yang telah dilaksanakan sembilan kali ini, terus berkembang setiap tahunnya. 

Adsense

Melihat betapa positifnya dampak perhelatan budaya nasional seperti Kampung Baru Fair 2025 dan Tradisi Lebaran Mandura, Akbar menekankan beberapa hal. 

Baca juga : Warganet Apresiasi Momen Haru TNI Di Papua Sajikan Makanan Gratis

Pertama, pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal sebagai bagian integral dari pembangunan bangsa. 

Kedua, Akbar berharap dukungan dari pemerintah pusat dapat semakin memperkuat eksistensi Kampung Baru Fair dan Lebaran Mandura di kancah Nasional dan dengan status barunya kegiatan ini akan masuk dalam kalender event nasional, yang berarti mendukung penuh pemerintah dalam hal promosi, pendanaan, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. 

“Hal ini juga diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan dan peneliti budaya untuk mengenal lebih dalam tradisi yang sudah berlangsung selama satu dekade ini,” ujar Akbar. 

Selanjutnya, Akbar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan saling menghargai perbedaan yang ada di tengah masyarakat. 

Baca juga : Dukung Kegiatan Kampus, Bank DKI Berikan 1 Mobil Operasional Ke Gunadarma

Akbar menilai kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam membangun keharmonisan sosial dan memperkuat identitas kebangsaan. 

Seluruh elemen bangsa ini, ucap Akbar harus menciptakan ruang-ruang publik yang positif seperti ini, dimana masyarakat bisa berkumpul, berbagi ide, dan menunjukkan kekayaan budaya persatuan, terutama di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Perayaan Satu Dekade Kampung Baru Fair dan Tradisi Lebaran Mandura menjadi bukti nyata bahwa budaya lokal dapat menjadi fondasi penting dalam pembangunan, memperkuat identitas, dan mempersatukan masyarakat dalam keberagaman,” pungkas Akbar.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense