BREAKING NEWS
 

Kecelakaan Kapal Terus Berulang

Komisi V DPR Desak Evaluasi SOP Pelayaran Di Indonesia

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Senin, 21 Juli 2025 12:54 WIB
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Kasus kecelakaan kapal penumpang di Indonesia terus berulang. Terbaru KM Barcelona V terbakar di perairan Talise, Sulawesi Utara. Tiga orang tewas dan dua orang masih dalam proses pencaharian.

“Kami sangat prihatin dengan terus berulangnya kecelakaan kapal penumpang beberapa waktu terakhir. Belum tuntas masalah tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, kini KM Barcelona terbakar di perairan Talise yang juga meminta korban jiwa. Kami berharap ada langkah terobosan dari Kementerian Perhubungan untuk memastikan kelayakan kapal penumpang di tanah air,” ujar Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda, Senin (21/7/2025).

KM Barcelona V yang melayani rute pelayaran Manado-Tahuna dengan tujuan Manado diperkirakan terbakar pada Minggu (20/7/2025) sekitar pukul 13.30 WIB.

Sejumlah penumpang terpantau meloncat setelah menggunakan pelampung setelah melihat bagian atas KM Barcelona V mengeluarkan api dan memunculkan asap hitam pekat.

Baca juga : Kapolri Resmikan 28 Dapur MBG, Target Layani 96 Ribu Anak Di Seluruh Indonesia

Huda mengatakan terus berulangnya kecelakaan kapal penumpang di Indonesia harus menjadi perhatian serius Kementerian Perhubungan.

Apalagi berdasarkan data yang ada hampir 90 persen kecelakaan kapal di Indonesia dipicu oleh faktor kelalaian manusia.

Adsense

“Artinya jika ada pengawasan ketat dari pihak berwenang maka potensi kecelakaan fatal yang bisa merenggut nyawa manusia bisa ditekan seminimal mungkin,” katanya.

Dia mengungkapkan, bentuk kelalaian manusia pemicu kecelakaan kapal mulai dari kurangnya pemeliharaan mesin kelebihan muatan, hingga tidak diperhitungkannya stabilitas muatan. Maka penting dilakukan evaluasi terhadap standar operating procedure (SOP) Pelayaran di Indonesia.

Baca juga : Trump: Negosiasi Hebat Tercapai Dengan Indonesia

“Kami menilai perlu evaluasi dan perbaikan SOP Pelayaran menyangkut prosedur muatan, pengelolaan navigasi, hingga prosedur perawatan. Selain itu harus dipastikan jika jumlah penumpang dan muatan memang sesuai dengan kapasitas kapal,” katanya.

Huda menilai, terus berulangnya kecelakaan kapal di Indonesia menunjukkan lemahnya fungsi pengawasan dari Kementerian Perhubungan.

Menurutnya insiden berulangnya kecelakaan kapal penumpang tidak bisa terus dibiarkan karena taruhannya adalah nyawa manusia.

“Kita tidak bisa membiarkan insiden demi insiden yang terjadi pada transportasi laut. Kebakaran ini menunjukkan masih lemahnya sistem keselamatan dan perlindungan penumpang transportasi laut. Usut tuntas kebakaran kapal ini. Cari tahu sumber awal kebakaran dan apa yang menyebabkan kebakaran itu terjadi. Detail waktu awal kebakaran hingga proses kebakaran harus jelas dan detail,” tambahnya.

Baca juga : I League Jalin Kerja Sama Terbaru Dengan Adidas Indonesia

Legislator PKB dari Dapil Jawa Barat VII ini mengapresiasi warga sekitar yang melakukan inisiatif untuk membantu penumpang kapal.

Dia juga mengapresiasi TIM SAR dan seluruh pihak terkait yang segera bertindak saat terjadinya kebakaran termasuk mengirimkan penumpang kapal yang terluka ke rumah sakit.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense