RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi banyak melontarkan puja-puji untuk Partai Amanat Nasional (PAN), saat menghadiri Kongres ke-6 dan HUT ke-26 Partai Amanat Nasional (PAN) di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Jumat (23/8/2024).
Jokowi menyebut PAN sebagai partai yang penuh gagasan, karena telah sukses mempromosikan acara Kongres ke-6 dan HUT ke-26 PAN hingga ke Times Square, New York, Amerika Serikat (AS).
"Yang harus diakui, PAN memang terbukti yang terdepan. Dan setiap saya datang ke Partai Amanat Nasional, saya selalu melihat wajah-wajah segar. Wajah-wajah muda, wajah-wajah yang berseri-seri. Wajah yang riang gembira, seperti yang tadi Pak Zul sampaikan. Sehingga terlihat sekali, kader PAN ini sangat kerasan dengan Pak Zulkifli Hasan," papar Jokowi dalam sambutannya.
"Maka sepertinya, keberlanjutan, kepemimpinan Pak Zulkifli Hasan di PAN memang besar ada harapan. Seperti jingle-nya PAN, lagunya PAN. PAN pasti ada harapan bareng Pak Zulkifli Hasan. Tapi saya nggak perlu menyanyikan, nanti banyak yang ikut goyang," imbuhnya.
Namun, Jokowi menegaskan, terpilihnya Zulkifli Hasan sangat tergantung kepada seluruh kader PAN, para peserta Kongres ke-6.
Perlu Kursi Tambahan
Baca juga : Pakai Baju Biru Di Kongres PAN, Jokowi: Supaya Ketularan Gantengnya Pak Zul
Jokowi juga mengatakan, yang namanya estafet keberlanjutan dan konsistensi keberlanjutan, paling pas memang ada di PAN.
"Coba kita lihat, keberlanjutan dukungan PAN kepada Pak Prabowo. Mohon ini dicatat Pak Sekjen Gerindra, Pak Muzani. Saya ingat, kita semua ingat, sudah 3 kali berturut-turut: 2014, ada saya ada Pak Prabowo, PAN dukung Pak Prabowo. 2019, ada saya ada Pak Prabowo, PAN kembali mendukung Pak Prabowo. 2024, ada Pak Anies, Pak Prabowo, dan Pak Ganjar. PAN juga tetap mendukung Pak Prabowo," urai Jokowi.
"Tiga kali berturut-turut konsisten, dan paling konsisten," pujinya.
Karena itu, menurut Jokowi, untuk keberlanjutan nanti di kabinet, rasa-rasanya PAN perlu mendapat tambahan.
"Mestinya ada tambahan. Tiga kali Pak Muzani, tiga kali. Konsisten. Tambahannya itu terserah Pak Prabowo, yang mempunyai hak prerogatif sebagai Presiden. Saya hanya mengingatkan. Sudah mengingatkan," tutur Jokowi.
Baca juga : Cak Imin: Jokowi Pasti Datang ke Muktamar PKB, Tinggal Tunggu Jamnya
Baca juga : Bahlil Pangling Lihat Presiden Jokowi Kenakan Kemeja Kuning Khas Golkar
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.