Sebelumnya
“Mereka harus mengetahui faktor-faktor pendukung yang diperlukan untuk mencapai itu,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sarmuji ingin menjadikan anggota fraksi sebagai etalase Partai Golkar. Caranya, kata dia, dengan mendukung program Pemerintah Pusat (Pempus), seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,” tegasnya.
Sarmuji berharap, ada sinergi anggaran antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Dia mengatakan, sebaik apapun Pemerintah Pusat menyiapkan anggaran, beban tugasnya tetap besar.
Baca juga : Pilpres-Pileg Dipisah, Pilgub Lewat DPRD
“Hal ini akan lebih ringan jika Pemerintah Daerah turut berkontribusi,” imbuhnya.
Sementara, Ketua DPD Golkar Kabupaten Banyuwangi, Ruliyono mengatakan, memilih ketua dalam kondisi Golkar Jatim penuh keberhasilan akan sangat sulit. Dia mengatakan, tantangan ke depan semakin berat dan dibutuhkan kekompakan dan soliditas luar biasa.
“Jadi harus hati-hati,” kata Ruliyono dalam keterangannya, Jumat (24/1/2025).
Ruliyono mengakui, nama-nama kader Golkar yang sudah beredar memiliki kapasitas untuk menjadi calon Ketua DPD I Golkar Jawa Timur. Namun, dia mengaku masih perlu melihat figuryang cocok untuk diusung pada Musda Golkar Jatim ke XI nanti.
Baca juga : Mantan Dirut Dituntut Hukuman 13 Tahun Penjara
“Secara pribadi, saya masih menunggu siapa di antara nama itu yang direkom oleh DPP. DPP itu siapa ya Cak Sar (Sarmuji),” katanya.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi ini mengingatkan, bila Musda Golkar Jatim digelar secara tarung bebas, maka potensi perpecahan sangat besar dan bakal merugikan Partai Golkar sendiri. Apalagi, kata dia, masa jabatan Ketua DPD Golkar Jatim hanya lima tahun.
“Kalau kurun waktu lima tahun tukaran (berkelahi), kapan ngurus partainya,” kata Ruliyono.
Sebagai informasi, Muhammad Sarmuji yang menjadi Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Timur sejak 2020 dinilai berhasil. Pada Pilkada 2024, di bawah kepemimpinannya, Golkar menang di 27 dari 38 kabupaten-kota dan 1 tingkat Provinsi Jatim. Kemenangan tersebut diraih sendiri maupun koalisi dengan partai lain.
Baca juga : Menteri Rosan Beberkan Potensi Investasi Hilirisasi
Pada 2014, Sarmuji terpilih pertama kali sebagai anggota DPR-RI untuk periode 2014-2019 dengan memperoleh 57.586 suara. Kemudian, Pemilu 2019 kembali terpilih sebagai anggota DPR RI dengan meraih 137.110 suara.
Dan pada 2024, untuk ketiga kalinya Sarmuji menjadi anggota DPR dapil Jatim VI dengan 144.484 suara. Sekarang, politisi kelahiran Surabaya, Jatim 1974 ini menjadi Sekjen DPP Partai Golkar untuk periode 2025-2030, di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia. [TIF]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.