BREAKING NEWS
 

Kritik Tuntutan Ganti Wapres, PSI: Hormati Pilihan dan Kedaulatan Rakyat!

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Minggu, 20 April 2025 20:39 WIB
Foto: psi.id.

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan, tuntutan mengganti presiden dan wakil presiden yang dipilih melalui sebuah Pemilihan Umum (Pemilu) sah akan merusak kepercayaan rakyat kepada demokrasi.

"Mandat rakyat, melalui Pemilu yang sah, harus dihormati hingga masa jabatan berakhir,” tegas Wakil Ketua Umum DPP PSI Andy Budiman dalam siaran pers, dikutip Minggu (20/4/2025).

Tuntutan tersebut, lanjut Andy, mengabaikan lebih dari 96 juta suara rakyat yang memilih Prabowo-Gibran dalam Pemilihan Presiden 2024.

Baca juga : Kemenpora Pastikan Bantuan Ada Termin Kedua Buat Cabor

“Jelas, tuntutan tersebut tidak menghargai kedaulatan rakyat,” tuturnya.

Adsense

Sekadar latar, sejumlah purnawirawan jenderal TNI menyampaikan delapan tuntutan sebagai respons terhadap kondisi bangsa. Mulai dari reshuffle kabinet, sampai penggantian wakil presiden.

Andy menyatukan, tuntutan para purnawirawan ini akan menjadi preseden buruk ke depan. Ditegaskannya, siapa pun tidak boleh menekan MPR untuk mencopot presiden atau wakil presiden hanya karena alasan suka dan tidak suka.

Baca juga : Temui Mensos, Menteri PU Janji Kebut Bangun Sekolah Rakyat

“MPR tidak boleh kembali menjadi “lembaga tertinggi negara” yang bisa mengganti Presiden atau Wakil Presiden sebagaimana era Orde Baru," ingat Andy.

Dia pun menilai, tuntutan tersebut hanya menciptakan kebisingan dan mengganggu ketenteraman masyarakat.

Diingatkannya, perbedaan politik harus diselesaikan melalui mekanisme Pemilu, bukan melalui manuver politik jangka pendek.

Baca juga : Geliatkan Ekonomi Lokal, Wapres Minta Renovasi Pasar Terban Selesai Tepat Waktu

“Sebagai purnawirawan prajurit TNI selayaknya mereka memberi teladan dengan menghormati pilihan rakyat," tandas Andy.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense