RM.id Rakyat Merdeka - Komite Disiplin (Komdis) PSSI kembali mengumumkan hasil sidang pada 2 September 2025. Sejumlah pelanggaran di kompetisi BRI Super League 2025/2026 mendapat ganjaran tegas.
Pertama, Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Dewa United Banten FC mendapat teguran keras.
Baca juga : Rudy Tanoe Minta Hakim Nyatakan Status Tersangkanya di KPK Tidak Sah
Penyebabnya, ada personel tanpa ID Card yang berkeliaran di mixed zone menuju bus tim Persija Jakarta saat laga 29 Agustus lalu.
Kedua, pemain Persijap Jepara, Alexis Nahuel Gómez, dihukum tambahan larangan bermain dua pertandingan serta denda Rp 10 juta. Gómez terbukti memukul pemain lawan dan langsung diganjar kartu merah dalam duel kontra Arema FC, 30 Agustus.
Baca juga : Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi, Persik Hingga Persija
Ketiga, giliran penggawa Arema FC, Roberto Pimenta Vinagre Filho, yang harus menerima sanksi serupa. Ia dilarang tampil dua laga dan wajib membayar denda Rp 10 juta. Aksinya menyikut pemain Persijap juga berbuah kartu merah langsung.
Keempat, bek Bali United, Joao Vitor Ferrari Silva, tak luput dari hukuman. Ferrari dihukum larangan bermain dua pertandingan dan denda Rp 10 juta usai melakukan tekel keras dalam laga melawan Madura United, 30 Agustus.
Baca juga : TikTok Cs Diminta Tindak Konten Fitnah Dan Kebencian
Dilansir laman PSSI, Komdis menegaskan, semua pelanggaran disiplin akan ditindak tanpa pandang bulu. Tujuannya, menjaga fair play sekaligus meningkatkan kualitas kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.