Sebelumnya
Dengan tambahan gelar ini, Marquez kini mengoleksi tujuh titel di kelas MotoGP, hanya terpaut dua gelar dari Giacomo Agostini (8) dan Valentino Rossi (9), dua legenda yang masih berada di atasnya dalam hal jumlah trofi dunia.
Kemenangan ini juga menghadirkan momen emosional dalam keluarga. Alex Marquez, yang finis keenam, menjadi orang pertama yang menghampiri kakaknya di lintasan. Keduanya berpelukan hangat di tengah sorakan ribuan penonton di Motegi.
“Saya bangga dengan Marc. Ia berjuang keras untuk kembali, dan hari ini ia membuktikan dirinya lagi sebagai juara sejati,” kata Alex.
Baca juga : Muktamar PPP Ricuh: Kursi Beterbangan, Bibir Bengkak Kena Tonjok
Di podium, Marquez menambahkan namanya di trofi MotoGP berbentuk silinder yang dikenal sebagai “Tower of Champions”, simbol abadi bagi setiap juara dunia kelas utama.
Setelah Jepang, rangkaian MotoGP 2025 akan bergulir ke Sirkuit Mandalika, Lombok, pada 3–5 Oktober mendatang. Meski gelar juara dunia sudah dikunci, Marquez menegaskan dirinya tetap akan tampil serius.
Balapan di Mandalika diprediksi menjadi tontonan spektakuler. Penyelenggara menyiapkan kapasitas penuh bagi puluhan ribu penonton, dengan harapan MotoGP tak hanya menjadi hiburan olahraga, tetapi juga ajang promosi pariwisata dan kebangkitan ekonomi lokal.
Baca juga : Waspada, Keracunan MBG Jangan Sampai Dipolitisasi
Pemerintah Indonesia bahkan menyiapkan sejumlah fasilitas tambahan, mulai dari transportasi, akomodasi, hingga aktivitas budaya untuk menyambut tamu mancanegara. Antusiasme publik tanah air pun diprediksi memuncak menyambut kedatangan para pembalap kelas dunia, terutama setelah Marquez memastikan gelarnya.
Gelar ketujuh ini bukan hanya sekedar angka, melainkan simbol kebangkitan seorang legenda. Marquez membuktikan bahwa semangat juang dan determinasi bisa menaklukkan keraguan serta batasan fisik.
Dengan usianya yang memasuki 32 tahun, Marquez masih memiliki peluang besar menambah koleksi gelar. Konsistensi Ducati sebagai motor tercepat musim ini juga membuka jalan baginya untuk terus berada di papan atas.
Baca juga : Indonesia Bela Palestina Lewat Aksi Dan Diplomasi
Sementara bagi MotoGP sendiri, kembalinya Marquez ke puncak dianggap sebagai cerita besar yang mampu menjaga daya tarik kompetisi, di tengah munculnya bintang-bintang baru seperti Pedro Acosta. [DNU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.