BREAKING NEWS
 

Perbanas Juara Campus League 2026 Usai Taklukkan UKSW 47-45

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Minggu, 14 Juni 2026 10:53 WIB
CEO Campus League Ryan Gozali memberikan keterangan pers usai Final Campus League The Nationals 2026 di UPH Basketball Court, Karawaci, Tangerang, Sabtu (13/6/2026). Dok. Campus League

RM.id  Rakyat Merdeka - Institut Perbanas Jakarta menorehkan sejarah dengan merebut gelar juara putra Final Campus League The Nationals 2026. Tim berjuluk Rhinos itu mengalahkan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga 47-45 melalui babak overtime dalam laga final di UPH Basketball Court, Karawaci, Tangerang, Sabtu (13/6/2026) malam.

Kemenangan tersebut menutup perjalanan panjang musim perdana Campus League Basketball Season 1 yang sejak April mempertemukan tim-tim kampus terbaik dari berbagai daerah. Selain mengangkat trofi juara nasional basket mahasiswa, Perbanas juga berhak mewakili Indonesia di Asian University Basketball League (AUBL) 2027.

CEO Campus League Ryan Gozali mengatakan, musim pertama Campus League berhasil mencapai tujuan utama, yakni membangun fondasi kompetisi basket kampus yang berkelanjutan sekaligus menjadi jalur pembinaan menuju level nasional.

Menurut Ryan, kehadiran pelatih Tim Nasional Basket Putri Indonesia pada partai final menjadi bukti bahwa kompetisi mahasiswa mulai mendapat perhatian serius.

“Pelatih Timnas Putri hadir langsung dan memantau pemain-pemain potensial dari kompetisi ini,” ujarnya saat memberi keterangan pers usai pertandingan.

Ryan menjelaskan, sejumlah pemain sudah masuk radar pemusatan latihan nasional. Setelah talenta dari Jawa Tengah dan Jawa Timur dipantau lebih dulu, kini pemain dari Jakarta dan Jawa Barat juga akan mendapat kesempatan serupa.

Dia menegaskan Campus League memang dibangun untuk menjadi bagian dari ekosistem pembinaan basket nasional bersama Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi).

“Kami ingin menjadi bagian dari rantai pembinaan yang memasok pemain ke tim nasional,” katanya.

Baca juga : Perbanas Bungkam UPH, Melaju Ke Final Campus League 2026

Tak hanya itu, Ryan mengungkapkan juara putra Campus League akan melanjutkan perjalanan ke level internasional melalui AUBL. Perbanas akan menghadapi universitas dari Australia, Hong Kong, dan Makau pada fase awal kompetisi.

Jika mampu menjadi juara grup, Perbanas akan melaju ke babak Elite Eight dan menghadapi wakil China, Jepang, Korea Selatan, Mongolia, serta negara Asia lainnya.

Ryan menilai kesempatan tersebut menjadi momentum penting bagi basket kampus Indonesia untuk menunjukkan kualitas di level regional.

“Perjalanan masih panjang, tetapi kami ingin kompetisi ini terus tumbuh setiap tahun,” tuturnya.

Campus League juga akan terus berkembang pada musim berikutnya. Ryan memastikan penyelenggara menambah regional Semarang dan Malang untuk memperluas jangkauan kompetisi.

Menurut dia, semakin banyak kampus kini mulai berinvestasi pada beasiswa atlet dan pembinaan olahraga karena melihat tingginya persaingan di Campus League.

“Dengan kompetisi yang konsisten, level permainan kampus akan naik secara alami,” ucapnya.

Adsense

Di lapangan, final putra menyajikan drama hingga detik terakhir. Perbanas yang sempat kalah dari UKSW pada fase grup berhasil membalikkan keadaan pada laga penentuan.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Sukses Gelar PINDEX 2026, Tarik 3.800 Pengunjung

Pelatih Perbanas Zulfahrizal mengaku sengaja mengarahkan timnya untuk memaksakan pertandingan ke overtime ketika waktu normal memasuki detik-detik akhir.

“Kami tidak mencari tembakan kemenangan, target kami membawa pertandingan ke overtime,” katanya.

Strategi tersebut berhasil. Setelah memaksa laga berlanjut ke babak tambahan, Perbanas tampil lebih tenang dan akhirnya mengunci kemenangan.

Zulfahrizal menyebut gelar juara ini menjadi pencapaian luar biasa. Sebab, Perbanas hanya finis peringkat ketiga pada fase regional sebelum akhirnya menjadi kampiun nasional.

“Peringkat ketiga regional bisa menjadi juara nasional, itu sulit saya bayangkan,” ujarnya.

Dia menilai keberhasilan tersebut lahir dari kerja keras tim yang berlatih hampir setiap hari sepanjang musim.

“Pemain hebat bisa dikalahkan oleh kerja keras yang konsisten,” tegasnya.

Pemain terbaik atau Most Valuable Player (MVP) Campus League Basketball Season 1 2026, Muhammad Haikal Malik mengaku bangga membawa Perbanas membalas kekalahan dari UKSW. Menurut center Perbanas itu, kekalahan pada fase grup menjadi pelajaran penting yang membuat tim tampil lebih siap saat final.

Baca juga : Arsenal Juara Liga Inggris 2025/26, Chelsea Bangkit Tekuk Tottenham

“Kami pernah kalah dari mereka, jadi kemenangan ini terasa sangat spesial,” katanya.

Haikal juga menjadi penentu kemenangan setelah mencetak poin penting pada babak overtime.

“Saya bangga bisa membantu tim menuntaskan perjuangan hingga menjadi juara,” ujarnya.

Kapten tim Perbanas Zaky Al Hakim mengatakan, gelar juara membuktikan timnya mampu berjaya tanpa bergantung pada pemain profesional atau pemain Indonesian Basketball League (IBL).

“Kami membuktikan regenerasi pemain tetap bisa membawa Perbanas menjadi juara,” tuturnya.

Sementara di sektor putri, Universitas Surabaya (Ubaya) keluar sebagai juara setelah mengalahkan Soegijapranata Catholic University (SCU) 59-51. Hasil itu menjadikan Ubaya sebagai kampiun pertama sektor putri Campus League Basketball Season 1 2026.

Dengan berakhirnya Final Campus League The Nationals 2026, musim perdana kompetisi basket mahasiswa nasional resmi ditutup. Namun, bagi Perbanas, perjalanan baru justru dimulai saat membawa nama Indonesia ke panggung basket universitas Asia tahun depan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense