Dark/Light Mode

Perbanas Bungkam UPH, Melaju Ke Final Campus League 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 09:38 WIB
Shooting guard Institut Perbanas Zaky Al Hakim berusaha melewati hadangan pemain Universitas Pelita Harapan (UPH) pada semifinal Campus League 2026 Basketball The Nationals Season 1 di Basketball Court UPH, Karawaci, Tangerang, Jumat (12/6/2026).
Foto: JAR/RM.ID
Shooting guard Institut Perbanas Zaky Al Hakim berusaha melewati hadangan pemain Universitas Pelita Harapan (UPH) pada semifinal Campus League 2026 Basketball The Nationals Season 1 di Basketball Court UPH, Karawaci, Tangerang, Jumat (12/6/2026). Foto: JAR/RM.ID

RM.id  Rakyat Merdeka - Institut Perbanas memastikan tiket final Campus League 2026 setelah membungkam tuan rumah Universitas Pelita Harapan (UPH) 59-50. Kemenangan semifinal Basketball The Nationals Season 1 di Basketball Court UPH, Karawaci, Tangerang, Jumat (12/6/2026) malam, membawa Perbanas menantang Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) pada partai puncak.

Ajang yang berlangsung pada 7-13 Juni 2026 tersebut mempertemukan tim-tim terbaik hasil seleksi regional dari berbagai daerah. Sebanyak 13 perguruan tinggi bersaing memperebutkan gelar juara nasional basket mahasiswa pada sektor putra dan putri.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPD Perbasi) DKI Jakarta Lexyndo Hakim menilai, Campus League memiliki peran penting dalam pembinaan basket Indonesia. Dia menyebut, Campus League menjadi jenjang terakhir pembinaan basket mahasiswa sebelum atlet melangkah ke level profesional.

Lexyndo mengatakan, keberadaan kompetisi kampus membantu menciptakan persaingan yang sehat sekaligus memperluas pemerataan talenta basket nasional. Dia melihat semakin banyak perguruan tinggi mulai menawarkan beasiswa olahraga untuk menarik atlet potensial.

“Campus League hadir untuk memberikan ajang kompetisi elit tertinggi di level kampus,” ujarnya saat konferensi pers.

Dia berharap kampus-kampus yang serius mengembangkan olahraga juga membangun fasilitas yang memadai. Kehadiran lapangan basket dan gelanggang olahraga yang layak dinilai penting untuk mendukung perkembangan atlet mahasiswa.

Menurutnya pengembangan ekosistem basket kampus harus dilakukan bertahap dan berkelanjutan. Dengan dukungan sarana yang baik, kompetisi akan semakin kompetitif dan melahirkan atlet berkualitas.

Baca juga : Jerman Ingin Tebus Kegagalan di Piala Dunia 2026

“Kalau semakin kompetitif, pastinya akan menghasilkan atlet-atlet lebih baik lagi,” tuturnya.

CEO Campus League Ryan Gozali mengatakan, penyelenggara terus menyiapkan pengembangan kompetisi dalam jangka panjang. Salah satu target yang disiapkan adalah penerapan sistem kandang dan tandang atau home and away.

Namun, Ryan mengakui sebagian besar kampus masih membutuhkan waktu untuk mempersiapkan fasilitas pendukung. Karena itu, fokus penyelenggara saat ini adalah memperluas jangkauan kompetisi ke berbagai daerah.

“Tahun depan kami fokus ekspansi dulu,” ujarnya.

Ryan menjelaskan, Campus League berencana memisahkan regional Semarang dan Yogyakarta serta membuka regional baru di Malang. Langkah tersebut diharapkan memperkuat pembinaan basket mahasiswa di Pulau Jawa.

Menurut dia, sistem home and away menjadi target empat hingga lima tahun mendatang. Format itu diyakini mampu menghadirkan kompetisi yang lebih panjang dan profesional.

“Kami harapkan seperti pertandingan hari ini, penontonnya penuh saat semua tim bertanding,” ucapnya.

Baca juga : BNI-PBSI Cetak Generasi Baru Juara, Raymond/Joaquin ke Final Indonesia Open 2026

Pada semifinal putra, Institut Perbanas tampil impresif saat menghadapi UPH. Sempat tertinggal pada dua kuarter awal, Perbanas bangkit dan membalikkan keadaan sebelum menang 59-50.

Pelatih Institut Perbanas Zulfahrizal mengungkapkan kebangkitan timnya tidak lepas dari pendekatan psikologis yang diberikan saat jeda pertandingan. Dia mengingatkan para pemain untuk menghargai dukungan banyak pihak yang selama ini berada di belakang tim.

“Saya bilang ke anak-anak, jangan bikin orang yang baik sama kita sedih,” katanya.

Menurut Zulfahrizal, timnya telah menjalani persiapan panjang dengan latihan intensif setiap hari. Dia juga menekankan pentingnya mental juara yang selama ini melekat pada nama Perbanas.

Kemenangan atas UPH terasa istimewa karena diraih di hadapan pendukung lawan. Apalagi Perbanas sempat kalah dari UPH pada pertemuan sebelumnya.

“Perbanas tetaplah Perbanas. Mentalitas juara harus selalu melekat,” tegasnya.

Dia menambahkan, seluruh pemain dipersiapkan agar mampu tampil dalam kondisi apa pun. Strategi tersebut membuat tim tidak bergantung pada satu atau dua pemain saja.

Baca juga : Persib Masuk Grup Neraka ACC Shopee Cup 2026/27

Keberhasilan Perbanas juga disambut antusias shooting guard Perbanas Zaky Al Hakim. Dia mengaku pertandingan melawan UPH menghadirkan tekanan besar karena dimainkan di kandang lawan.

Meski demikian, Zaky mengatakan dukungan pelatih dan rekan setim membuat para pemain mampu bangkit setelah tertinggal di awal pertandingan.

“Banyak yang sayang sama kita, jadi kita harus mengeluarkan 100 persen kemampuan,” katanya.

Zaky mengaku senang bisa membawa Perbanas mengalahkan UPH. Namun dia menegaskan perjuangan belum selesai karena masih ada satu pertandingan penentuan.

“Masih ada satu game lagi yang harus kami kejar untuk juara,” ucapnya.

Di semifinal putra lainnya, UKSW mengalahkan Universitas Surabaya (Ubaya) dengan skor 63-55. Hasil tersebut memastikan final Campus League 2026 sektor putra mempertemukan Perbanas dan UKSW.

Final Campus League 2026 Basketball The Nationals Season 1 akan berlangsung di Basketball Court UPH, Karawaci, Tangerang, Sabtu (13/6/2026). Perbanas dan UKSW akan memperebutkan gelar juara nasional basket mahasiswa pada musim perdana kompetisi tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.