RM.id Rakyat Merdeka - Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyambut penuh syukur keberhasilan Green Force menjuarai Piala Presiden 2026.
Menurut pelatih asal Portugal itu, trofi tersebut menjadi hadiah bagi seluruh Bonek, Bonita, dan masyarakat Surabaya, sekaligus menjadi modal berharga menghadapi Super League 2026/2027.
Persebaya memastikan diri menjadi kampiun Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib melalui drama adu penalti 6-5 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8) malam.
Kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Ramadhan Sananta membawa Green Force unggul pada menit ke-19 sebelum Persib menyamakan kedudukan empat menit berselang. Pada babak adu penalti, Persebaya tampil lebih tenang untuk memastikan gelar juara.
Baca juga : Adam Alis Banggakan Perjuangan Persib di Piala Presiden 2026
Sepanjang pertandingan, Green Force tampil agresif dengan mencatatkan 13 tembakan, lima di antaranya tepat sasaran. Tavares menilai anak asuhnya layak meraih kemenangan karena mampu menciptakan lebih banyak peluang.
"Menurut saya kami memiliki lebih banyak peluang dibanding lawan. Memang intensitas pertandingan tidak setinggi laga-laga sebelumnya, tetapi itu hal yang wajar karena kedua tim memiliki waktu pemulihan yang sangat singkat," ujar Tavares dalam konferensi pers.
Pelatih berusia 46 tahun itu juga memuji mental dan karakter para pemain yang tetap mampu menjaga kualitas permainan meski harus bertanding dengan kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih akibat padatnya jadwal turnamen.
"Saya sangat bangga dengan sikap dan kerja keras para pemain. Kami mampu unggul lebih dulu, meski kemudian kebobolan akibat satu kesalahan. Setelah itu kami masih memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol lagi," katanya.
Baca juga : Runner-up Piala Presiden 2026, Igor Tolic Puji Mental Pemain Persib
Menurut Tavares, keberhasilan mengangkat trofi menjadi bukti perjuangan seluruh pemain yang tidak menyerah hingga peluit akhir.
"Walaupun pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti, para pemain terus berjuang hingga akhir dan berhasil membawa pulang trofi untuk Persebaya," jelasnya.
Gelar ini menjadi sejarah baru bagi Green Force. Setelah beberapa kali tampil di Piala Presiden, Persebaya akhirnya sukses meraih trofi untuk pertama kalinya.
Meski demikian, Tavares mengingatkan anak asuhnya agar tidak cepat berpuas diri. Ia menegaskan Piala Presiden hanyalah langkah awal sebelum menghadapi target utama di Super League 2026/2027.
Baca juga : Hore, Persebaya Juara Piala Presiden 2026
"Trofi ini menjadi awal yang baik bagi Persebaya. Kami senang bisa mempersembahkan gelar Piala Presiden kepada seluruh keluarga besar Persebaya. Namun perjalanan kami masih panjang karena target utama adalah menghadapi kompetisi liga," tandasnya.
Di akhir kesempatan, Tavares menyampaikan terima kasih kepada seluruh Bonek dan Bonita yang terus memberikan dukungan sepanjang turnamen.
"Terima kasih kepada seluruh Bonek dan Bonita atas dukungan luar biasa selama turnamen ini. Saya berharap pada pertandingan 15 Agustus nanti stadion kembali penuh. Cara terbaik untuk memberikan apresiasi kepada para pemain adalah dengan terus mendukung mereka secara langsung di stadion," tutupnya.
Usai menjuarai Piala Presiden 2026, Persebaya masih akan menjalani satu laga pramusim internasional melawan Penang FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (15/8). Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Bonek dan Bonita untuk kembali memenuhi GBT sebelum Green Force memulai perjuangan di Super League 2026/2027.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.