BREAKING NEWS
 

Jelang Asian Games 2026, Tim Bulutangkis Indonesia Mulai Latihan di Tokyo

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Rabu, 16 September 2026 05:59 WIB
Pebulutangkis Indonesia di ajang Asian Games 2026. (Foto : PBSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim bulutangkis Indonesia mulai memanaskan mesin jelang tampil di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Para atlet menjalani latihan perdana di NTT Central Training Center, Chofu, Tokyo, Jepang, Senin (14/9/2026).

Latihan yang berlangsung sejak pagi hingga siang tersebut difokuskan untuk mengembalikan kondisi fisik sekaligus menjaga performa atlet sebelum bertolak ke Nagoya. Arena latihan merupakan markas klub bulutangkis Jepang, NTT East.

Pelatih tunggal putri Indonesia, Imam Tohari, menilai kondisi anak asuhnya cukup baik pada sesi perdana. Karena itu, intensitas latihan sedikit ditingkatkan.

“Di hari pertama kondisi tunggal putri saya rasa sangat bagus semua. Makanya tadi intensitas latihannya sedikit saya naikkan agar hari-hari berikutnya semakin membaik,” tutur Imam kepada tim Humas dan Media PP PBSI.

Baca juga : Kiper Timnas Indoesia Gemilang, Real Madrid Taklukkan Elche

Program latihan diisi dengan pukulan serta pergerakan di lapangan menggunakan intensitas sedang. Hal ini dilakukan agar atlet bisa beradaptasi dengan kondisi latihan setelah perjalanan menuju Jepang.

“Programnya ada pukulan-pukulan dan pergerakan di lapangan dengan speed yang sedang biar besok sudah bisa lebih biasa,” tambahnya.

Imam juga menilai kondisi cuaca di Tokyo dan Nagoya cukup mendukung proses adaptasi atlet Indonesia. Suhu sekitar 25 derajat Celsius dianggap tidak terlalu panas maupun dingin.

Adsense

“Dengan cuaca di Tokyo dan nanti di Nagoya yang tidak terlalu terik dan juga tidak terlalu dingin. Dengan kisaran suhu 25 derajat celcius itu cocok dengan atlet-atlet kita jadi seharusnya secara adaptasi tidak akan menjadi masalah besar,” kata Imam.

Baca juga : Kampung Siaga TB di Gandaria Selatan

“Semoga pekan depan, hujan juga sudah tidak seintens beberapa pekan terakhir,” harapnya.

Sementara itu, ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin membawa semangat berbeda pada Asian Games kedua mereka. Keduanya ingin tampil lebih berani setelah menjadikan pengalaman di Hangzhou sebagai bahan evaluasi.

“Hari ini latihannya cukup baik, programnya masih maintain latihan kami yang di Indonesia kemarin. Suasana di sini enak dan kebersamaan timnya mulai terbangun. Semoga terus positif dari hari ke hari,” ungkap Daniel.

“Kegagalan di Asian Games Hangzhou, kami jadikan pelajaran dan pengalaman. Kami harus perbaiki kesalahan, jangan diulangi lagi. Di Nagoya nanti kami harus tampil lebih berani,” timpal Leo.

Baca juga : AC LG Raih Pengakuan Efisiensi Energi UI

Modal Leo/Daniel bertambah setelah mereka mengalahkan ganda nomor satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, pada babak pertama China Masters.

Meski demikian, juara Thailand Open 2026 tersebut menyadari persaingan di Asian Games tidak hanya menghadirkan Kim/Seo. Kewaspadaan di setiap pertandingan pun menjadi hal penting yang harus mereka siapkan.

Cabang bulutangkis Asian Games 2026 akan berlangsung 20-29 September. Nomor beregu putra dan putri digelar 20-24 September, dilanjutkan nomor perorangan pada 25-29 September.
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense