RM.id Rakyat Merdeka - Arema FC mewaspadai kekuatan Persik Kediri yang dinilai memiliki kemampuan menyerang lewat berbagai cara. Selain piawai dalam serangan balik, Persik juga disebut mampu menguasai bola dan membangun permainan secara terorganisasi.
Kedua tim akan bertemu dalam Derby Jatim pada pekan ketiga BRI Super League 2026/27 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (18/9/2026) sore.
Pelatih Arema FC Marcos Santos menyadari pertandingan tidak akan berjalan mudah. Selain rivalitas kedua tim, Persik memiliki sejumlah pemain yang bisa memberikan ancaman dari berbagai sektor.
Menurut pelatih asal Brasil itu, Persik tidak hanya mengandalkan serangan balik. Laskar Jayabaya juga mampu mengontrol permainan dengan gaya sepak bola yang terorganisasi.
Baca juga : Shin Tae-yong Waspadai Kebangkitan Java United
"Mereka mempertahankan banyak pemain dari musim lalu serta pelatih. Mereka adalah tim yang sangat bagus dalam melakukan counter attack, tetapi juga suka menguasai bola yang baik ala pelatih asal Spanyol. Jadi itu yang harus diwaspadai, juga mereka bisa menguasai serangan balik," tutur Marcos Santos.
Perhatian Marcos juga tertuju pada sejumlah pemain Persik yang dinilainya berbahaya di lini depan. Jose Enrique disebut mampu memanfaatkan peluang dalam situasi cepat, sementara Eduardo Barbosa memiliki peran penting dalam mengatur tempo permainan.
"Penyerang mereka, Jose Enrique, adalah pemain yang sangat berbahaya dan bisa mencetak gol hanya dengan satu sentuhan. Mereka juga punya Eduardo Barbosa dari PSBS Biak sebagai gelandang pengatur tempo di lini tengah, serta dua winger yang cepat seperti Ernesto di sisi kanan," ujar Marcos.
Karena itu, Marcos meminta anak asuhnya tidak lengah, terutama ketika kehilangan penguasaan bola. Menurutnya, transisi menjadi salah satu aspek penting yang harus diperhatikan sepanjang pertandingan.
Baca juga : Penentu Kemenangan Dewa United, Denilson Junior: Saya Akan Terus Berjuang
"Jadi, ini akan menjadi pertandingan yang berbahaya dan kita harus sangat berhati-hati, terutama saat menghadapi serangan balik mereka," imbuhnya.
Arema datang ke laga ini setelah menjalani perjalanan dari Makassar dengan waktu persiapan yang relatif singkat. Namun, Marcos memastikan kondisi tim tetap siap menghadapi pertandingan yang sarat gengsi tersebut.
"Semua pemain sangat fokus. Waktu yang kita miliki untuk mempersiapkan tim sangat baik. Kita tahu ini akan menjadi pertandingan yang sangat penting karena ini adalah sebuah derby. Jadi, semua orang baik staf maupun pemain sudah sangat siap," kata pelatih berusia 47 tahun itu.
Kondisi pemain juga menjadi perhatian Arema. Gustavo Henrique masih dalam proses pemulihan dari cedera serius, sementara Alfeandra Dewangga telah pulih dan siap dimainkan.
Baca juga : Madura United Incar Balas Kekalahan dari PSIM di Kandang
"Mengenai Gustavo Henrique, ia sedang dalam proses pemulihan dari cedera yang cukup serius. Keputusan terkait kondisinya diambil bersama departemen medis (dokter dan physiotherapist)," ujar Marcos.
"Ia sudah absen sekitar dua bulan dari pertandingan resmi, namun kondisinya sudah semakin membaik, sudah mulai berlatih, dan ia sudah tersedia untuk pertandingan. Begitu juga dengan Dewangga yang sudah pulih 100 persen dan siap dimainkan," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.