RM.id Rakyat Merdeka - MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Jakarta Raya dan Yogyakarta Seri 1 2026-2027 melahirkan juara baru sekaligus mempertahankan dominasi tim lama.
SDN Gedong 03 dan SDN Cipayung 02 menjadi juara di Jakarta Raya, sedangkan SD Tarakanita Bumijo I dan SD Muhammadiyah Sapen meraih podium tertinggi di Yogyakarta.
Partai puncak turnamen sepak bola putri usia dini yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife tersebut berlangsung pada Minggu (20/9/2026).
Di Jakarta Raya, SDN Gedong 03 menjadi juara KU 10 setelah mengalahkan UPTD SDN Mampang 1 dengan skor 3-0.
Dua gol pada babak pertama dicetak Keenar melalui eksekusi penalti menit ke-10 dan akselerasinya melewati dua pemain belakang lawan pada menit ke-15.
SDN Gedong 03 menambah satu gol pada babak kedua melalui Neha Rayadinata yang memanfaatkan kemelut di depan gawang UPTD SDN Mampang 1 yang dikawal Adynda Kaysha Alazizah.
Upaya UPTD SDN Mampang 1 memperkecil ketertinggalan melalui penyerang nomor 9, Azka Bintang Salsabilla, tidak membuahkan hasil. Skor 3-0 bertahan hingga pertandingan berakhir.
Sementara itu, partai final KU 12 berlangsung lebih dramatis. SDN Cipayung 02 akhirnya menjadi juara setelah menaklukkan SDN Kebayoran Lama Selatan 19 melalui adu penalti dengan skor 4-2.
SDN Cipayung 02 unggul lebih dulu pada menit ketiga melalui Keisha Rizky Ramadani yang memanfaatkan sepak pojok pemain nomor punggung 10, Gildas Syauqillah.
SDN Kebayoran Lama Selatan 19 kemudian berbalik unggul melalui Maura Jihan Athifa pada menit keenam dan Alesha Kaysha Salsabila satu menit berselang. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, SDN Cipayung 02 terus memberikan tekanan. Gildas akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-19 melalui tendangan terukur ke sisi kanan gawang yang dikawal Deviana Azizah.
Baca juga : Lawan PSIM, Ardi Idrus Janjikan Kemenangan Ketiga Madura United
Tidak ada gol tambahan hingga waktu pertandingan berakhir sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Empat penendang SDN Cipayung 02 sukses menjalankan tugasnya. Sementara SDN Kebayoran Lama Selatan 19 hanya mencetak dua gol dari empat kesempatan.
Tendangan terakhir Gildas yang berhasil mengecoh kiper lawan memastikan kemenangan SDN Cipayung 02 dengan skor 4-2.
Gildas mengaku puas dapat mencetak gol pada waktu normal sekaligus membantu timnya meraih gelar juara melalui adu penalti. Dia menyebut tim sempat gugup hingga tertinggal pada babak pertama.
“Di babak pertama kami agak ragu karena lawannya banyak yang jago. Tapi pelatih meminta kami tetap semangat sampai akhir pertandingan dan akhirnya kami bisa menjadi juara karena kerja sama tim yang terus dilatih selama sekitar dua minggu persiapan,” kata Gildas.
Gildas juga tercatat sebagai Top Scorer MLSC Jakarta Raya Seri 1 2026-2027 dengan torehan 14 gol.
Official Tim SDN Cipayung 02, Khavidah, mengatakan keberhasilan menjadi juara sesuai dengan target yang dicanangkan sejak awal.
Dia mengapresiasi mental para pemain yang tetap bertahan hingga pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti.
“Tim pelatih menginstruksikan jangan menyerah. Kami percaya para penendang penalti yang sudah kami latih sejak awal, mentalnya terbangun dengan sangat baik. Alhamdulillah kami bisa menang dan memenuhi target juara. Saya sangat senang dan bersyukur atas pencapaian tim di turnamen kali ini. Kami selalu ikut MLSC di Jakarta tapi biasanya hanya bisa sampai delapan besar. Tahun ini Alhamdulillah bisa sampai final bahkan jadi juara satu,” ujarnya.
Muhammadiyah Sapen Juara KU 12 Di Yogyakarta, SD Tarakanita Bumijo I menjadi juara KU 10 setelah mengalahkan SD Muhammadiyah Sapen dengan skor 3-1.
Tiga gol kemenangan Tarakanita Bumijo I diborong Alisya Natalia Bandari masing-masing pada menit kelima, ke-24, dan ke-29.
Baca juga : Hanura Punya Tagline Baru, Berpihak Kepada Daerah
Sementara satu gol SD Muhammadiyah Sapen dicetak Gendhis Annara Putri Bazuni pada menit ke-13.
Gagal di KU 10, SD Muhammadiyah Sapen menebusnya dengan menjadi juara KU 12 setelah menang tipis 1-0 atas SDN Kalasan 1.
Gol kemenangan dicetak Ralin Adiba Fitria Sanjaya pada menit ke-17. Pada penyelenggaraan Seri 1 2026-2027, MLSC Jakarta Raya diikuti 1.928 atlet dari 111 SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Sebanyak 53 tim berkompetisi di KU 10 dan 123 tim di KU 12 yang bertanding di Lapangan Bola Brigif 1 dan Kingkong Soccer Arena, Jakarta Timur.
Sementara di Yogyakarta, terdapat 1.294 atlet dari 76 SD dan MI. Sebanyak 40 tim berlaga di KU 10 dan 83 tim di KU 12 di Lapangan Sidomoyo dan Stadion Tridadi, Sleman.
Antusiasme Sepak Bola Putri MilkLife Soccer Challenge Seri 1 2026-2027 digelar di 15 kota dengan format tujuh lawan tujuh tanpa aturan offside.
Durasi pertandingan 2 x 10 menit diterapkan sejak babak penyisihan hingga perempat final, sedangkan semifinal dan final berlangsung 2 x 15 menit.
Pada musim ini terdapat perubahan ukuran lapangan KU 10. Jika sebelumnya menggunakan lapangan berukuran 40 x 24 meter, kini dimensinya disamakan dengan KU 12, yakni 42 x 26 meter.
Regulasi usia KU 10 ditetapkan untuk peserta kelahiran 1 Juli 2016 hingga 30 Juni 2018. Sementara KU 12 diikuti peserta kelahiran 1 Juli 2014 hingga 30 Juni 2016.
Selain pertandingan KU 10 dan KU 12, MLSC kembali menghadirkan Festival SenengSoccer untuk KU 8. Di Jakarta Raya, festival tersebut diikuti 76 siswi dari 21 SD dan MI. Sementara di Yogyakarta, terdapat 65 peserta dari 19 SD dan MI.
Program Manager MilkLife Soccer Challenge Welly Arisanto mengatakan penyelenggaraan MLSC Seri 1 2026-2027 di Jakarta dan Yogyakarta menunjukkan tingginya minat terhadap sepak bola putri usia dini.
Baca juga : Madura United Incar Balas Kekalahan dari PSIM di Kandang
Menurutnya, konsistensi tersebut menjadi sinyal bahwa MLSC telah memiliki basis yang kuat di sekolah. Hal itu terlihat dari munculnya tim-tim baru sebagai juara pada Seri 1 tahun ini.
“Yang menarik dan menurut saya luar biasa adalah dukungan orang tua ke peserta yang bertanding sangat antusias. Di setiap seri, di setiap kota pelaksanaan MLSC itu orang tua selalu berperan aktif dan itu penting sekali buat mental para pemain. Selain itu, secara kualitas permainan juga selalu ada perkembangan dari seri-seri sebelumnya sehingga terlihat ekosistem sepak bola putri di Indonesia semakin terbentuk, kompetisinya juga semakin bagus karena muncul sekolah-sekolah baru sebagai pemenang,” ujar Welly.
Head Coach MilkLife Soccer Challenge Jacksen F. Tiago juga melihat perkembangan kualitas permainan peserta MLSC Seri 1 2026-2027.
Menurut Jacksen, peningkatan terlihat tidak hanya dari keberanian bermain, tetapi juga penguasaan teknik dasar dan pemahaman permainan yang semakin terstruktur.
“Melihat pertandingan yang sudah berjalan di MLSC Seri 1 tahun ini, nampak ada sejumlah perkembangan dari kemampuan para peserta. Teknik dasar mereka semakin baik, lebih percaya diri saat menggiring bola, passing-nya semakin terarah, kontrolnya juga semakin bagus. Dan yang penting, mereka mulai mengerti cara bermain sebagai sebuah tim,” ujarnya.
Jacksen menilai, peningkatan tersebut tidak terlepas dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan melalui kompetisi usia dini.
Menurutnya, turnamen berjenjang memberikan pengalaman bertanding sekaligus membangun kebiasaan bermain sepak bola secara serius sejak usia muda.
Dia juga menilai, target membawa timnas sepak bola putri Indonesia lolos ke putaran final Piala Dunia 2035 dapat dicapai apabila pembinaan usia dini dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
“Menurut saya, Bakti Olahraga Djarum Foundation telah berhasil membuat sepak bola putri benar-benar menggeliat dan kita sekarang mulai bisa melihat hasil dari proses itu. Kalau kompetisi seperti ini terus berjalan, saya yakin kualitasnya akan terus naik karena turnamen yang kita bangun bukan hanya pertandingan, tetapi kebiasaan dan karakter para atlet untuk bermain sepak bola secara serius sejak dini. Itu yang nantinya menjadi pondasi untuk perkembangan sepak bola putri Indonesia,” tuturnya.
Selanjutnya
Daftar Juara MilkLife Soccer Challenge Jakarta Raya Seri 1 2026-2027
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.