RM.id Rakyat Merdeka - Jadwal padat mulai menguras tenaga pemain Persib Bandung. Gelandang Thom Haye mengakui, kondisi kebugaran kini menjadi pertimbangan utama tim pelatih dalam menentukan komposisi pemain, di tengah tuntutan tampil di BRI Super League 2026/27 dan kompetisi lainnya.
Haye menyoroti singkatnya waktu pemulihan setelah Persib bermain imbang 2-2 melawan Dewa United Banten FC pada pekan keempat di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (11/10/2026).
Sejumlah pemain bahkan harus ditarik keluar karena mengalami cedera, sementara pertandingan berikutnya sudah menanti dalam waktu tiga hari.
Baca juga : Madura United Siapkan 2 Laga Kandang, Bhayangkara-Persib Jadi Perhatian
"Satu-satunya hal yang kami lakukan sekarang adalah berusaha untuk bugar di setiap pertandingan, dan itu hampir tidak mungkin. Hari ini (laga lawan Dewa United) lihat, para pemain yang berjuang, mereka harus keluar digantikan dalam keadaan cedera, lalu dalam tiga hari kemudian kami harus bermain lagi," kata Thom Haye.
Situasi tersebut membuat tim pelatih menghadapi tantangan dalam meracik strategi. Bukan sekadar memilih pemain dengan kualitas terbaik, kesiapan fisik kini menjadi faktor penting untuk menentukan siapa yang bisa diturunkan sejak menit awal.
"Sekarang rasanya, untuk di pertandingan berikutnya kami tidak melihat bagaimana memainkan tim terbaik, tapi kami melihat siapa yang sehat," tutur Haye.
Baca juga : Igor Tolic Bela Kakang Rudianto: Kalau Ada yang Harus Dikritik, Saya
Meski dibayangi kelelahan dan risiko cedera, Haye menegaskan, dukungan Bobotoh menjadi motivasi bagi para pemain untuk terus berjuang. Ia mengapresiasi loyalitas suporter yang selalu hadir memberikan dukungan kepada Maung Bandung.
"Kami juga sangat senang karena Bobotoh selalu ada untuk kami, mereka mendukung kami, dan kami sangat ingin berjuang untuk Bobotoh juga. Saya pikir kami bisa tunjukkan (vs Dewa United)," ujarnya.
Haye juga menegaskan, padatnya jadwal tidak membuat Persib kehilangan semangat untuk mengejar kemenangan. Menurutnya, tim tetap berjuang maksimal hingga peluit akhir meski kondisi fisik mulai terkuras.
Baca juga : Persib Kecam Penyerangan Rombongan EPA U18
“Kami tidak bermain dengan baik babak pertama, kami kebobolan terlebih dahulu di belakang. Tetapi bahkan dengan jadwal yang padat, bukan berarti babak kedua kami Bermain untuk imbang atau semacamnya, kami tampil habis-habisan hingga akhir, dan kemudian Anda melihat beberapa pemain kelelahan," pungkasnya.
Persib kini harus cermat mengelola kebugaran skuad agar tetap kompetitif di tengah jadwal pertandingan yang rapat. Rotasi pemain dan pemulihan fisik menjadi aspek penting untuk menjaga konsistensi performa Maung Bandung dalam menghadapi rangkaian laga berikutnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.