Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik
Jumat, 16 Oktober 2026 08:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta meraih penghargaan kategori Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik dalam ajang Grand BAZNAS Awards 2026.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan ekosistem zakat nasional yang produktif, kolaboratif, dan berdampak bagi masyarakat.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bertema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak” di Ballroom Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi, M.A., M.H., mewakili universitas menerima penghargaan tersebut.
Ia menyampaikan bahwa apresiasi dari BAZNAS menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi UIN Jakarta untuk terus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan gerakan zakat.
“Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi UIN Jakarta untuk terus memperkuat dukungan terhadap gerakan zakat. Kami memandang zakat bukan hanya sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan memberdayakan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Tholabi, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi zakat melalui pendidikan dan pengembangan keilmuan.
Perguruan tinggi juga dapat mendorong pemanfaatan hasil riset untuk mendukung pengelolaan zakat yang efektif dan memberikan dampak nyata.
Baca juga : Infobrand.id Apresiasi Perusahaan Berdampak Positif bagi Masyarakat & Lingkungan
Karena itu, ia menilai sinergi antara UIN Jakarta, BAZNAS, dan berbagai pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar pengelolaan zakat semakin optimal dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Terpisah, Rektor UIN Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS atas penghargaan tersebut.
Menurutnya, penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan sekaligus amanah bagi universitas untuk terus memperkuat dukungan terhadap pengelolaan zakat dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BAZNAS atas penghargaan yang diberikan kepada UIN Jakarta. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan sekaligus amanah bagi kami untuk terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pengelolaan zakat yang produktif, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Asep.
Ia menegaskan, zakat memiliki potensi strategis yang tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kewajiban keagamaan, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kesejahteraan, memperkuat kemandirian ekonomi, dan memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan.
“UIN Jakarta berkomitmen untuk terus memperkuat dukungan terhadap gerakan zakat melalui kolaborasi dengan BAZNAS dan berbagai pemangku kepentingan. Kami berharap zakat tidak hanya menjadi instrumen penghimpunan dan penyaluran dana, tetapi juga mampu mendorong pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan, meningkatkan kemandirian ekonomi, dan memperluas kesempatan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Asep juga berharap sinergi antara perguruan tinggi dan BAZNAS dapat terus dikembangkan melalui pendidikan, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan demikian, potensi akademik dan keilmuan perguruan tinggi dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan program zakat yang lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat luas.
Baca juga : Raih Top GPR Figure Award 2026, Menag Apresiasi Kinerja Humas Kemenag
“Sebagai perguruan tinggi Islam, UIN Jakarta memiliki tanggung jawab untuk mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kami ingin agar dukungan terhadap zakat semakin kuat, baik melalui peningkatan literasi zakat di kalangan sivitas akademika maupun pengembangan kolaborasi yang menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang terukur dan berkelanjutan,” jelasnya.
Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menjelaskan bahwa penyelenggaraan Grand BAZNAS Awards 2026 merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem zakat yang produktif dan kolaboratif.
Upaya tersebut sejalan dengan Asta Strata Asta Prioritas BAZNAS 2026–2031, khususnya prioritas pertama yang menekankan pembangunan ekosistem zakat dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
“Hal ini sesuai dengan Asta Strata Asta Prioritas BAZNAS 2026–2031. Asta Strata pertama adalah membangun ekosistem yang produktif dari semua stakeholder yang terlibat dengan BAZNAS,” ujarnya.
Sodik menambahkan, Grand BAZNAS Awards mencakup 20 kriteria dengan beragam kategori yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan.
Pelibatan tersebut diharapkan dapat memperkuat jejaring dan kolaborasi sekaligus mendorong inovasi dalam pengelolaan zakat di Indonesia.
“Grand Awards ini hanya 20 kriteria dari berbagai kalangan yang merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem zakat yang produktif dan kolaboratif,” ungkapnya.
Ia juga memaparkan lima orientasi yang ingin diperkuat BAZNAS melalui berbagai program dan kegiatannya, yakni menjadi lembaga yang diingat, dipercaya, dijangkau, dicintai, dan dibanggakan masyarakat.
Baca juga : BRI Borong 36 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026
Orientasi tersebut diarahkan untuk memperkuat kepercayaan publik, memperluas akses pembayaran zakat, serta menghadirkan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam menghadapi persoalan kesehatan, bencana, dan tekanan utang.
Dalam kategori Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik, UIN Jakarta terpilih bersama empat perguruan tinggi lainnya.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh perwakilan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Arif Satria.
Setelah UIN Jakarta, penghargaan secara berurutan diberikan kepada Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Padjadjaran (Unpad), dan UIN Mahmud Yunus Batusangkar.
Rakornas BAZNAS RI tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) TB. Ace Hasan Syadzily; Ketua Umum Syarikat Islam, Dr. Hamdan Zoelva.; Wakil Ketua BAZNAS RI, Zainut Tauhid Sa’adi; serta Wakil Ketua Umum Bidang IPTEK, Agromaritim, dan Lingkungan Hidup Majelis Pengurus Pusat Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI), Prof. Dr. Mohammad Jafar Hafsah.
Kegiatan tersebut juga dihadiri para gubernur, wali kota, pimpinan BAZNAS dari berbagai provinsi, lembaga amil zakat, mitra, dan tokoh publik.
Pada penghujung sambutannya, Sodik berharap Grand BAZNAS Awards 2026 dapat memperkuat kerja sama, meningkatkan rasa saling menghargai, serta memotivasi para penerima penghargaan untuk terus meningkatkan prestasi dan memperluas manfaat bagi masyarakat.
“Kami berharap pemberian Grand Award ini semakin memperkuat kerja sama, meningkatkan rasa saling menghargai, serta menumbuhkan motivasi untuk terus berprestasi,” pungkasnya. Pusat Informasi dan Humas LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya