Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka melemah 0,14 persen ke level Rp 16.387 per dolar Amerika Serikat (AS) dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 16.364 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS. Won Korea Selatan menjadi mata uang minus 0,2 persen, dolar Taiwan yang tertekan 0,08 persen, dan baht Thailand menguat 0,07 persen,
Baca juga : Turun Tipis, Harga Emas Antam Rp 1.914.000 Per Gram
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,04 persen ke level 98,36. Sementara nilai tukar rupiah terhadap poundsterling Inggris menguat 0,30 persen ke level Rp 21.875, dan terhadap dolar Australia menguat 0,42 persen ke level Rp 10.691.
Analis pasar keuangan Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar AS yang melanjutkan penguatan di tengah harapan akan meredanya kekhawatiran soal tarif AS menyusul kesepakatan Uni Eropa dan AS.
Baca juga : Rupiah Melemah Hadapi Dolar AS Di Level Rp 16.342
“Investor juga menaruh harapan besar pada perundingan China-AS. Ekspektasi bahwa the Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan FOMC (federal open market committee) besok juga mendukung dolar AS," jelasnya, Selasa (29/7/2025).
Dia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di rentang Rp 16.300-Rp 16.450 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya