Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Selasa (11/11/2025), naik 35,13 poin atau 0,42 persen ke posisi 8.426,3. IHSG bergerak di rentang 8.417–8.443 pada menit-menit awal.
Tercatat sebanyak 2,34 juta saham telah diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,29 triliun, melalui 156,1 ribu kali transaksi. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 271 saham tercatat menguat, 189 saham melemah, dan 496 saham stagnan.
Baca juga : IHSG Catat Rekor Baru Di 8.428, Pasar Saham Menghijau
Analis BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi mengalami pullback dengan area support di 8.350 dan resistance di 8.478 sepanjang hari ini.
“IHSG sempat mencetak rekor tertinggi intraday, namun berbalik melemah akibat aksi ambil untung dan pelemahan saham-saham berkapitalisasi besar,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hariannya, Selasa (11/11/2025).
Baca juga : IHSG Melesat Ke 8.354 Di Awal Perdagangan, Catat Rekor Tertinggi
Sehari sebelumnya, IHSG ditutup menguat di level 8.391 dengan net foreign buy sebesar Rp 102,3 miliar. Dalam jangka pendek, indeks masih berpotensi mengalami pullback pada kisaran support 8.350 dan resistance 8.478.
“Pasar akan mencermati rilis data penjualan ritel Indonesia untuk September 2025,” tambah analis tersebut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya