Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
IBEA Resmi Hadir, Satukan Pengusaha Buddhis Indonesia
Minggu, 6 September 2026 12:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia Buddhist Entrepreneur Association (IBEA) resmi diperkenalkan sebagai wadah yang menyatukan pengusaha Buddhis lintas mazhab di Indonesia. Organisasi ini hadir untuk membangun jejaring usaha, mengembangkan kewirausahaan, sekaligus memperluas kontribusi dunia bisnis bagi masyarakat dan perekonomian nasional.
Soft launching IBEA digelar di Auditorium Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan talk show bertema “Penguatan Ekonomi Kreatif dan Kewirausahaan Pengusaha Muda Buddhis”.
Ketua Umum IBEA Emil Atmadjaya mengatakan, komunitas tersebut dibentuk sebagai ruang bersama bagi pengusaha Buddhis untuk saling terhubung, belajar, dan mengembangkan usaha.
“IBEA hadir untuk membangun komunitas pengusaha Buddhis yang berkelimpahan sekaligus memberi manfaat bagi Indonesia,” kata Emil.
Baca juga : PLN Indonesia Power Borong Penghargaan di IBEA 2025
Menurut dia, IBEA tidak hanya berorientasi pada pengembangan bisnis anggota. Organisasi tersebut juga ingin membangun kemandirian ekonomi melalui kolaborasi antarpelaku usaha.
Acara soft launching IBEA dibuka Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar dan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Supriyadi. Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya anggota DPRD DKI Jakarta Kevin Wu, Ketua Dewan Pengawas IBEA Wenny Lo, pimpinan pusat kelembagaan Buddha, serta para pengusaha Buddhis dari berbagai latar belakang.
Kehadiran pemerintah, tokoh kelembagaan Buddha, dan pelaku usaha membuka ruang diskusi mengenai pengembangan ekonomi kreatif serta kewirausahaan di kalangan generasi muda Buddhis. Forum tersebut juga menyoroti pentingnya nilai moral dan spiritual dalam menjalankan usaha. Nilai cinta kasih, kepedulian, dan kebijaksanaan diharapkan dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan bisnis.
IBEA dipimpin Emil Atmadjaya sebagai Ketua Umum dan Mira Hoeng sebagai Wakil Ketua Umum. Organisasi ini membawa visi menjadi komunitas pengusaha Buddhis yang mampu mencapai keberlimpahan sekaligus memberikan kebermanfaatan bagi Indonesia. Dalam menjalankan visi tersebut, IBEA menetapkan enam nilai utama sebagai fondasi organisasi. Keenam nilai itu adalah Honesty, Integrity, Trust, Professional, Compassion, dan Wisdom.
Baca juga : Kolaborasi Hikmahbudi Dan Menkominfo Perluas Ruang Literasi Digital
Nilai-nilai tersebut diterjemahkan sebagai kejujuran, integritas, kepercayaan, profesionalisme, kepedulian, dan kebijaksanaan dalam menjalankan kegiatan usaha.
Wakil Sekretaris Jenderal IBEA sekaligus salah satu pendiri, Michael Kirana, mengatakan komunitas ini diharapkan menjadi rumah bersama bagi pengusaha Buddhis di Indonesia. Menurutnya, anggota IBEA dapat memanfaatkan jejaring tersebut untuk saling bertukar pengalaman, membangun kepercayaan, serta membuka peluang kerja sama usaha.
“Kami ingin IBEA menjadi rumah bersama bagi para pengusaha Buddhis Indonesia. Sebuah komunitas yang memungkinkan kita untuk saling belajar,” ujar Michael.
Dia menilai pertumbuhan bisnis seharusnya tidak hanya menghasilkan keuntungan bagi pelaku usaha. Dunia usaha juga perlu memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
Baca juga : Hikmahbudhi Dan Kominfo Genjot Literasi Digital
Pandangan tersebut menjadi salah satu arah yang ingin dibangun IBEA, yakni menggabungkan pertumbuhan usaha dengan kepedulian dan tanggung jawab sosial. Soft launching menjadi langkah awal IBEA dalam membangun jejaring pengusaha Buddhis yang terbuka dan profesional. Organisasi ini juga berharap dapat membuka ruang lebih besar bagi generasi muda Buddhis yang ingin terjun ke dunia kewirausahaan.
Dengan mengusung enam nilai utama tersebut, IBEA ingin menempatkan etika dan kebermanfaatan sebagai bagian dari budaya bisnis. Ke depan, komunitas ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi bagi pengusaha Buddhis untuk mengembangkan usaha sekaligus memperbesar kontribusi terhadap perekonomian Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya