Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Akses Langsung Kota Baru Parahyangan–Stasiun Whoosh Padalarang Terus Disiapkan
Rabu, 16 September 2026 08:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Baru Parahyangan terus mempersiapkan pembangunan akses langsung yang menghubungkan kawasan Kota Baru Parahyangan dengan Stasiun Whoosh Padalarang.
Akses baru ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi penumpang sekaligus membuat pergerakan kendaraan menuju dan dari stasiun menjadi lebih lancar.
Pengembangan akses tersebut tidak hanya berupa pembangunan jalan penghubung. Kawasan ini juga akan didukung fasilitas park and ride, area drof-off yang lebih tertata, serta skybridge yang nyaman untuk mendukung pergerakan penumpang menuju area stasiun.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, peningkatan akses menuju stasiun menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman perjalanan Whoosh yang semakin mudah dan nyaman bagi masyarakat.
Stasiun Whoosh Padalarang. (Foto: Dok. KCIC)
Baca juga : Wisatawan Malaysia Makin Minati Whoosh, Tembus 1.150 Penumpang Per Hari
“Perjalanan yang nyaman tidak hanya dimulai saat penumpang berada di dalam Whoosh, tetapi juga sejak menuju stasiun. Karena itu, KCIC bersama pemerintah daerah dan pihak terkait terus mendorong peningkatan akses agar perjalanan penumpang menuju maupun meninggalkan Stasiun Padalarang dapat semakin mudah dan lancar,” ujar Eva dalam keterangannya, Rabu (16/9/2026).
Saat ini, pergerakan kendaraan menuju Stasiun Whoosh Padalarang masih banyak menggunakan jaringan jalan eksisting di sekitar stasiun.
Pada waktu tertentu, tingginya aktivitas antar-jemput dan pergerakan kendaraan dapat meningkatkan kepadatan di kawasan tersebut.
Eva menambahkan, kehadiran akses langsung dari Kota Baru Parahyangan nantinya diharapkan dapat menjadi jalur alternatif dan membantu membagi arus kendaraan.
Baca juga : Promo 9.9, Tiket Whoosh Jakarta-Karawang Mulai Rp9.900
Stasiun Whoosh Padalarang. (Foto: Dok. KCIC)
"Selain jalan akses langsung, fasilitas pendukung yang disiapkan juga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan penumpang," kata Eva.
Park and ride akan memberikan pilihan bagi masyarakat yang membawa kendaraan pribadi, area-drop-off akan mendukung aktivitas antar-jemput yang lebih tertata, sementara skybridge akan memberikan akses pejalan kaki yang lebih nyaman menuju stasiun.
Rencana pembangunan akses ini telah dituangkan dalam kesepakatan bersama empat pihak pada Agustus 2025. Proses kemudian dilanjutkan dengan konsultasi publik, joint survey, dan penetapan lokasi.
Baca juga : Erupsi Anak Krakatau, KCIC Pastikan Operasional Whoosh Normal dan Aman
Per Agustus 2026, para pihak terus melakukan pembahasan terkait penyesuaian rencana aksi serta tahapan lanjutan pembangunan akses Stasiun Padalarang–Kota Baru Parahyangan.
Eva mengatakan, KCIC akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Kota Baru Parahyangan, serta seluruh pihak terkait agar pengembangan akses tersebut dapat berjalan sesuai tahapan.
“Dengan adanya akses yang semakin terintegrasi, kami berharap mobilitas penumpang Whoosh semakin mudah sekaligus turut mendukung kelancaran lalu lintas dan mobilitas masyarakat di kawasan Padalarang,” pungkas Eva.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya