Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
2 HP Terbakar Di Commuter Line Rangkasbitung-Tanah Abang, Ini Kronologinya
Kamis, 17 September 2026 16:29 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dua unit telepon seluler (ponsel) milik pengguna terbakar di dalam rangkaian Commuter Line 1641 relasi Rangkasbitung-Tanah Abang saat berada di Stasiun Rawa Buntu, Kamis (17/9/2026) pagi.
Public Relations Manager KAI Commuter Leza Arlan mengatakan, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 06.49 WIB di Kereta Khusus Wanita bagian depan rangkaian.
“Petugas keamanan yang sedang berdinas di peron melihat adanya tas penumpang yang mengeluarkan asap. Pengguna tersebut kemudian melemparkan tas ke area peron,” kata Leza dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Baca juga : KAI Commuter Batalkan Sementara 17 Perjalanan KRL Bogor
Petugas kemudian mengamankan tas sesuai prosedur dan menemukan dua unit ponsel dalam kondisi terbakar di dalamnya.
Petugas juga segera membantu pengguna keluar dari rangkaian dan mengamankan tas yang mengeluarkan asap. Penumpang kemudian diimbau tetap tenang dan tidak panik saat keluar dari kereta.
Menurut Leza, petugas selanjutnya berkoordinasi dengan kepala stasiun dan meminta keterangan dari pemilik tas. Berdasarkan keterangan pengguna, salah satu ponsel sedang digunakan sebagai hotspot, sedangkan kedua perangkat berada di dalam tas.
Baca juga : KAI Commuter Batalkan 5 Perjalanan KRL Lintas Bogor-Manggarai
“KAI Commuter masih melakukan penanganan dan koordinasi terkait kejadian tersebut,” ujarnya.
Akibat kejadian itu, Commuter Line 1641 relasi Rangkasbitung-Tanah Abang mengalami keterlambatan sekitar tujuh menit. Setelah kondisi rangkaian dipastikan aman, perjalanan kembali dilanjutkan.
KAI Commuter mengingatkan pengguna untuk memperhatikan kondisi ponsel maupun perangkat elektronik lain yang dibawa selama menggunakan Commuter Line.
Baca juga : KAI Commuter Batalkan 12 Perjalanan, Berlaku 7-30 September 2026
Perangkat yang mengalami panas berlebih, mengeluarkan asap, atau menunjukkan kondisi tidak normal diminta segera diamankan dan dilaporkan kepada petugas.
“Jika menemukan kondisi yang tidak normal selama perjalanan, jangan panik dan segera sampaikan kepada petugas. Respons cepat dari pengguna akan menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan bersama,” kata Leza.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya