Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Inggris Vs Spanyol, Kenangan Final Euro 2024
- Jelang GP Azerbaijan, McLaren Rombak MCL40
- Tindak Lanjuti Temuan Ombudsman, Kemenimipas Investigasi Lapas Cibinong
- ASDP Hadir Dalam Duka Sampaikan Tali Kasih Bagi Keluarga Korban KM Arupadhatu I
- Safrizal Dorong Penguatan NTPD 112: Bukan Sekadar Nomor, Tapi Kecepatan Respons
SAKA Tajak Sumur Eksplorasi SM-1, Bidik Cadangan Migas Baru di Kaltim
Jumat, 25 September 2026 13:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Saka Energi Indonesia (SAKA) memperkuat kegiatan eksplorasi minyak dan gas bumi (migas) untuk menemukan cadangan baru sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.
Langkah tersebut dilakukan melalui pengeboran sumur eksplorasi Saka Manpatu-1 (SM-1) di Wilayah Kerja (WK) Pekawai, Kalimantan Timur.
Sumur tersebut ditajak pada 22 September 2026. "Setelah melalui serangkaian pemeriksaan akhir, SAKA melalui SES (PT SAKA Energi Sepinggan) memulai pengeboran Sumur Eksplorasi Saka Manpatu SM-1 di Wilayah Kerja Eksplorasi Pekawai pada 22 September 2026," tutur Dirut PGN SAKA Energi Indonesia, Intan Fauzi, dalam keterangan tertulis, Jumat (25/9/2026).
Melalui PT Saka Energi Sepinggan sebagai operator WK Pekawai, SAKA terus mengeksplorasi potensi wilayah tersebut sejak mendapat kepercayaan dari pemerintah melalui SKK Migas sebagai operator pada 16 Mei 2018.
Direktur Eksplorasi dan Pengembangan SAKA Fuji Koesumadewi mengatakan, pengeboran SM-1 menjadi salah satu langkah strategis untuk menguji potensi hidrokarbon sekaligus membuka peluang penemuan sumber daya migas baru.
"WK Pekawai memiliki potensi eksplorasi yang menarik dan menjadi salah satu area yang terus kami eksplor. Pengeboran Saka Manpatu-1 merupakan langkah penting untuk menguji potensi hidrokarbon yang telah diidentifikasi melalui berbagai kegiatan studi geologi dan geofisika," kata dia.
Baca juga : Perkuat Ketahanan Energi, SAKA Tajak Sumur Eksplorasi SM-1 Di WK Pekawai
Target kedalaman 12.400 kaki Dalam pengeboran SM-1, SAKA menerapkan teknologi Casing While Drilling (CWD).
Teknologi tersebut sebelumnya telah digunakan pada pengeboran sumur SID-5 di WK Pangkah dan dinilai berhasil.
CWD memungkinkan proses pengeboran dan pemasangan casing dilakukan secara bersamaan dalam satu rangkaian proses.
Penerapan teknologi tersebut ditujukan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasi sekaligus mendukung aspek keselamatan dalam menghadapi karakteristik bawah permukaan.
Berbagai persiapan teknis dan operasional telah dilakukan, mulai dari kesiapan rig, instalasi dan integrasi peralatan, pengujian sistem, hingga kesiapan personel dan aspek Health, Safety, Security & Environment (HSSE).
Sumur SM-1 ditargetkan mencapai kedalaman akhir sekitar 12.400 kaki measured depth (ftMD). SAKA juga merencanakan pengujian sumur (well testing) pada dua zona target.
Baca juga : Saka Jadi Penentu, Arsenal Tekuk Aston Villa 1-0
Struktur SM-1 diperkirakan memiliki volume hidrokarbon in-place atau sumber daya hidrokarbon yang berada di dalam reservoir sebesar 109 billion cubic feet (BCF) gas dan 22 million barrels of oil equivalent (MMBOE) minyak/kondensat, dengan tingkat keyakinan P50.
Pengeboran tersebut diharapkan memberikan informasi lebih lanjut mengenai keberadaan dan karakteristik hidrokarbon serta mengonfirmasi potensi sumber daya migas di WK Pekawai.
Terhubung dengan Lapangan Manpatu
Prospek WK Pekawai juga didukung karakteristik geologi yang berkesinambungan dengan Lapangan Manpatu yang dikelola PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) dan telah memiliki Plan of Development (POD).
Sekitar 10–24 persen struktur Lapangan Manpatu berada di dalam wilayah WK Pekawai.
Kesinambungan struktur geologi dan keberadaan hidrokarbon yang telah teridentifikasi di Lapangan Manpatu, menjadi salah satu faktor yang mendukung prospek eksplorasi di WK Pekawai.
"Kami akan terus menjalankan kegiatan eksplorasi secara terukur dengan mengedepankan aspek keselamatan dan keandalan operasional," tambah Intan Fauzi seraya menambahkan seluruh rangkaian pengeboran SM-1 dilaksanakan dengan mengutamakan aspek HSSE.
Baca juga : Buka Potensi Migas Baru, SAKA Genjot Eksplorasi WK Pekawai
SAKA memastikan penerapan HSSE Golden Rules secara konsisten pada setiap tahapan kegiatan.
Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menempatkan keselamatan sebagai prioritas dalam menjalankan kegiatan operasional.
Melalui kegiatan eksplorasi berkelanjutan, SAKA berkomitmen mengoptimalkan potensi WK Pekawai secara aman, andal, dan bertanggung jawab sekaligus berkontribusi terhadap ketersediaan dan ketahanan energi nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya