Dark/Light Mode

KMP Hafamati HF Segera Hadir, ASDP Perkuat Konektivitas Kepulauan Nias Selatan

Minggu, 27 September 2026 21:22 WIB
Penandatanganan Addendum PKS Pengoperasian KMP Hafamati HF, di Nias Selatan, Jumat (25//9/2026). (Foto: Dok. ASDP)
Penandatanganan Addendum PKS Pengoperasian KMP Hafamati HF, di Nias Selatan, Jumat (25//9/2026). (Foto: Dok. ASDP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Harapan masyarakat di sejumlah wilayah kepulauan Nias Selatan untuk mendapatkan konektivitas transportasi yang lebih baik semakin dekat untuk diwujudkan.

Setelah sempat tertunda, KMP Hafamati HF kembali dipersiapkan untuk hadir melayani masyarakat melalui layanan angkutan penyeberangan perintis.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama Pemerintah Kabupaten Nias Selatan menargetkan layanan tersebut mulai beroperasi pada bulan Oktober 2026.

KMP Hafamati akan melayani konektivitas Pulau Tello–Lasondre–Saeru–Lumbui Melayu, dengan total jarak lintasan sekitar 39 mil.

Rangkaian lintasan tersebut diharapkan dapat memperkuat mobilitas masyarakat antarpulau sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di wilayah yang dilayani.

Baca juga : ASDP Hadir Dalam Duka Sampaikan Tali Kasih Bagi Keluarga Korban KM Arupadhatu I

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba Ellenor Piri mengatakan, bagi masyarakat di wilayah kepulauan dan 3T, konektivitas memiliki arti yang jauh lebih besar dari sekadar sarana perjalanan.

"Bagi masyarakat kepulauan, layanan penyeberangan sangat vital dalam menghubungkan masyarakat dengan keluarga, kebutuhan sehari-hari, pendidikan, layanan kesehatan, hingga pusat-pusat perekonomian. Karena itu, kami ingin kehadiran KMP Hafamati nantinya benar-benar memberikan manfaat dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di wilayah yang dilayani,” ujar Ellen, usai Penandatanganan Addendum PKS Pengoperasian KMP Hafamati HF, di Nias Selatan, Jumat (25//9/2026).

Ia menegaskan, ASDP bersama Pemerintah Kabupaten Nias Selatan terus mempersiapkan pengoperasian KMP Hafamati agar layanan dapat segera hadir dengan mengedepankan aspek safery, service, sdan security.

"Kami optimistis setelah melalui berbagai proses sepanjang tahun ini, KMP Hafamati dapat mulai melayani masyarakat pada bulan depan. Kami berharap layanan ini dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan. Dan yang terpenting, setiap pengoperasian harus tetap memenuhi kesiapan dan aspek keselamatan, karena keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” kata dalam keterangan tertulisnya, Minggu (27/9/2026).

Kapal dengan tipe Ro-Ro Passenger Boat dan Gross Tonnage (GT) 30 ini memiliki kapasitas hingga 40 penumpang serta dapat mengangkut hingga 10 unit sepeda motor.

Baca juga : Lari Sore Hingga Konser Musik, ASDP Ajak Warga Ramaikan Bakauheni Harbour City

Dengan kecepatan dinas mencapai 10 knot, KMP Hafamati HF diharapkan dapat menjadi salah satu sarana transportasi yang mendukung mobilitas masyarakat antarpulau di wilayah Nias Selatan.

80 Trip di Setiap Lintasan

Untuk periode layanan tahun 2026, pengoperasian KMP Hafamati HF direncanakan berlangsung selama 92 hari dengan rencana 80 trip pada masing-masing lintasan, yakni Pulau Tello–Lasondre, Lasondre–Saeru, dan Saeru–Lumbui Melayu.

Dengan demikian, kehadiran KMP Hafamati diharapkan tidak hanya memberikan pilihan transportasi bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat konektivitas antarpulau di wilayah Nias Selatan yang memiliki karakter geografis kepulauan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Nias Selatan Damai Omega menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Nias Selatan menyambut baik persiapan pengoperasian KMP Hafamati.

“Kami berharap KMP Hafamati dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Konektivitas antarpulau merupakan kebutuhan penting bagi Nias Selatan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah yang akses transportasinya sangat bergantung pada angkutan laut,” ujar Damai.

Baca juga : ASDP Perkuat Kesiapsiagaan Darurat Gelar Sertifikasi Pemadam Kebakaran

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan akan terus memperkuat sinergi dengan ASDP untuk mendukung keberlangsungan layanan tersebut.

"Kami ingin layanan ini bukan hanya hadir, tetapi dapat berjalan dengan baik dan memberikan kepastian konektivitas bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Nias Selatan akan terus berkoordinasi dengan ASDP dan stakeholder terkait agar pelayanan kepada masyarakat dapat semakin baik,” katanya.

Komitmen terhadap keberlanjutan layanan juga tercermin dalam rencana pengoperasian KMP Hafamati pada tahun 2027. Dalam perencanaannya, layanan keperintisan disiapkan untuk 365 hari, dengan rencana 289 trip pada masing-masing lintasan.

Bagi ASDP dan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan, keberadaan layanan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat konektivitas wilayah 3T sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di pulau-pulau yang dilayani.

“Kami berharap KMP Hafamati HF nantinya bukan hanya menjadi kapal yang berlayar dari satu pulau ke pulau lainnya, tetapi menjadi penghubung bagi masyarakat dan penggerak aktivitas ekonomi.Inilah yang ingin kami hadirkan bersama: konektivitas yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Nias Selatan,” ujar Ellen.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.