Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bongkar Muat Batu Bara KAI Logistik Tembus 1,56 Juta Ton di September 2026
Senin, 12 Oktober 2026 18:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT KAI Logistik mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam pengelolaan bongkar muat batu bara hingga September 2026.
Volume pengelolaan mencapai 1,566 juta ton, sekaligus menjadi capaian bulanan tertinggi sepanjang tahun 2026 atau meningkat sekitar 9 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Pertumbuhan tersebut juga tercermin pada kinerja secara triwulanan.
Sepanjang triwulan III-2026, KAI Logistik mencatatkan volume pengelolaan bongkar muat batubara sebesar 4.271.642 ton, meningkat 26 persen dibandingkan triwulan II-2026 dan tumbuh 10 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
“Peningkatan kinerja tersebut mencerminkan semakin kuatnya kapasitas operasional perusahaan dalam mendukung pergerakan komoditas energi, sekaligus memperkuat peran KAI Logistik dalam ekosistem logistik nasional,” kata Direktur Utama KAI Logistik Yuskal Setiawan dalam keterangan resmi, Senin (12/10/2026).
Yuskal menekankan, aktivitas bongkar muat merupakan salah satu mata rantai penting dalam memastikan kelancaran arus komoditas energi dari titik kedatangan menuju fasilitas atau titik tujuan berikutnya.
Baca juga : KAI Logistik Angkut 2,1 Juta Ton BBM dan BBK Hingga Agustus 2026
Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan terhadap layanan loading dan unloading yang andal dan efisien, KAI Logistik terus memperkuat kapabilitas pengelolaan jasa bongkar muat batu bara sebagai bagian dari kontribusinya dalam mendukung kelancaran rantai pasok energi nasional.
“Komoditas energi memiliki peran strategis dalam menopang aktivitas industri dan perekonomian,” ucapnya.
Karena itu, keandalan rantai pasok energi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan komoditas. Tetapi juga oleh kemampuan sistem logistik dalam memastikan distribusinya berlangsung secara andal, efisien, dan berkesinambungan.
“KAI Logistik berkomitmen mengambil bagian dalam memastikan konektivitas tersebut melalui penguatan kapasitas dan keandalan layanan logistik berbasis kereta api,” ucapnya.
Yuskal merinci, peningkatan kinerja tersebut antara lain didorong oleh peningkatan volume salah satu mitra IUP dengan area operasional di Terminal Muara Lawai, dengan penambahan hingga empat rangkaian kereta.
Baca juga : Tertinggi, Volume Angkutan Kontainer KAI Logistik Naik 18 Persen di Agustus 2026
Setiap trainset terdiri atas 55 Gerbong Datar (GD) atau setara dengan 110 container. Dengan kapasitas rata-rata sekitar 23 ton per container, satu trainset memiliki kapasitas sekitar 2.300-2.530 metrik ton.
Penambahan rangkaian tersebut memberikan tambahan kapasitas sekaligus mendukung kelancaran arus komoditas dari wilayah produksi menuju titik tujuan.
“Optimalisasi layanan berbasis kereta api menjadi salah satu upaya KAI Logistik dalam meningkatkan kapasitas angkut dan menjaga keandalan distribusi komoditas dalam skala besar,” katanya.
Selain peningkatan volume di Muara Lawai, pertumbuhan kinerja juga didukung oleh penambahan mitra melalui dengan relasi Tanjung Enim-Kertapati yang mulai dilayani sejak Juli 2026.
Peningkatan kapasitas tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi volume hingga 2,2 juta ton sampai dengan akhir tahun 2026.
Baca juga : Gandeng Bogantara Indo Transport, 84.200 Gerbong KAI Logistik Siap Angkut Pangan
Penambahan kapasitas dan perluasan kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi KAI Logistik dalam memperkuat konektivitas logistik pada koridor-koridor strategis.
Menurut Yuskal, dengan dukungan jaringan perkeretaapian, layanan bongkar muat dan distribusi dapat terintegrasi secara lebih efektif antara sentra produksi, terminal, dan titik tujuan.
”Ke depan, KAI Logistik akan terus memperkuat kapasitas, produktivitas, dan konektivitas layanan untuk mendukung kebutuhan distribusi komoditas strategis,” ujarnya.
Dia mengatakan, upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan logistik yang andal, efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi terhadap penguatan rantai pasok dan kesinambungan aktivitas ekonomi nasional.
"Dengan kapabilitas yang terus dikembangkan, KAI Logistik tidak hanya berperan sebagai pengelola layanan logistik. Tetapi juga sebagai bagian dari infrastruktur logistik strategis dalam mendukung kelancaran distribusi komoditas energi bagi keberlangsungan industri dan perekonomian nasional,” pungkas Yuskal.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya