Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sidang Gus Yaqut, Saksi Ceritakan Evaluasi Pelayanan Haji 2024
- KPK Lantik 7 Pejabat, Achmad Taufik Husein Jadi Direktur Penyidikan
- Ditelepon Teddy, Dirut KAI Merapat ke Istana
- Gunung Semeru 6 Kali Batuk-Batuk, Hindari Radius 13 Km Dari Pusat Erupsi
- Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Dimulai, Pendaftaran 5-10 November 2026
RM.id Rakyat Merdeka - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,36 persen ke posisi 5.914,98 pada awal perdagangan Selasa (13/10/2026). Pada perdagangan pagi, IHSG bergerak di rentang 5.852–5.918.
Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas M Nafan Aji Gusta mengatakan, IHSG menghadapi risiko pelemahan lanjutan menuju level support kritis di tengah kekhawatiran terhadap rumor MSCI, pelemahan rupiah, dan gejolak pasar global.
Baca juga : IHSG Awal Pekan Dibuka Melesat Ke Posisi 6.109
“Sentimen IHSG hari ini cenderung negatif dengan volatilitas tinggi. Tekanan jual terutama membayangi saham-saham grup konglomerasi besar di Bursa Efek Indonesia (BEI), seiring merebaknya spekulasi mengenai kemungkinan penyesuaian bobot atau sanksi indeks MSCI,” jelasnya dalam riset harian, Selasa (13/10/2026).
Menurut Nafan, kekhawatiran terhadap klasifikasi pasar Indonesia dan transparansi investabilitas saham turut mendorong investor untuk lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi.
Baca juga : Dibuka Menguat Ke 6.039, IHSG Masih Dibayangi Harga Minyak
“IHSG diproyeksi hari ini melemah dan akan bergerak di kisaran support pada level 5.866 dan resistance pada level 5.996,” katanya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya