Dark/Light Mode

Tak Ganggu Fundamental, Reliance: Saham Grup MNC Tetap Tangguh & Dinamis

Selasa, 20 Oktober 2026 17:38 WIB
Foto: MNC Group.
Foto: MNC Group.

RM.id  Rakyat Merdeka - Isu yang beredar di media sosial dinilai tidak mengubah fundamental bisnis emiten-emiten MNC Group.

Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada, menilai kekuatan operasional dan perkembangan bisnis digital menjadi penopang daya tahan perusahaan, meski pergerakan saham di pasar menunjukkan tren yang bervariasi.

Reza juga mengingatkan pentingnya etika dalam menyampaikan pendapat di ruang publik, terutama ketika membahas saham perusahaan terbuka.

“Ya, cuma better sih lebih beretika dalam menyampaikan pendapatnya di ruang publik,” ujar Reza, Selasa (20/10/2026), menanggapi pihak yang mengangkat isu mengenai saham-saham MNC Group di media sosial.

Pergerakan saham emiten MNC Group pada perdagangan Selasa menunjukkan tren beragam (mixed).

Sejumlah saham menguat, terutama dari sektor digital dan perusahaan induk, sementara beberapa emiten lainnya mengalami koreksi.

Baca juga : IHSG Melemah di Posisi 5.917,13 Pagi Ini

Berikut pergerakan saham emiten MNC Group pada perdagangan Selasa (20/10/2026):

- PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) menguat 8 poin atau 6,30 persen ke level Rp 119.

- PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT) naik 1 poin atau 6,25 persen ke level Rp 17.

- PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) menguat 1 poin atau 5,56 persen ke level Rp 19.

- PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) terkoreksi 6 poin atau 6,59 persen ke level Rp 85. 

- PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) turun 2 poin atau 6,67 persen ke level Rp 28.

Baca juga : Rabu Pagi, IHSG Naik ke Posisi 5.940

- PT Global Mediacom Tbk (BMTR) melemah 2 poin atau 3,39 persen ke level Rp 57.

Reza mengungkapkan, daya tarik lini bisnis digital dan kekuatan fundamental operasional masih menjadi faktor penting yang menopang prospek kinerja MNC Group ke depan.

Menurut dia, salah satu pilar penguatan bisnis grup terletak pada PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN).

Perusahaan tersebut dinilai berhasil beradaptasi dengan perubahan pola konsumsi media masyarakat, dari televisi free-to-air menuju platform digital.

“Di era digital saat ini, ada perubahan pola tontonan masyarakat dari free-to-air menjadi digital. Di grup MNC sudah ada MSIN yang bergerak di bidang digital dan mencatatkan kinerja yang baik,” ujarnya.

Reza menambahkan, penguatan konten digital berpotensi menjadi pendorong positif bagi pertumbuhan kinerja bisnis media MNC Group secara keseluruhan.

Baca juga : MCG Group Salurkan Bantuan Rp 450 Juta Lewat BAZNAS Untuk Korban Gempa NTT

Akselerasi di sektor tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing perusahaan di tengah perubahan perilaku konsumsi media.

Terkait isu yang beredar mengenai saham MNC Group, Reza menilai dampaknya cenderung terbatas pada persepsi pasar dan tidak mengganggu fundamental bisnis secara signifikan.

“Dari sisi fundamental tidak banyak terpengaruh, maka pergerakan harga sahamnya pun diyakini juga bisa lebih baik,” jelas Reza.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.