Dark/Light Mode

DEN: Ekspor Hilirisasi Naik 45 Persen Dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Rabu, 21 Oktober 2026 09:06 WIB
Anggota DEN Septian Hario Seto dalam konferensi pers usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (20/10/2026). (Foto: YouTube/Setpres)
Anggota DEN Septian Hario Seto dalam konferensi pers usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (20/10/2026). (Foto: YouTube/Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kajian hilirisasi terakhir yang dilakukan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menyebutkan, ekspor hilirisasi Indonesia meningkat sekitar 45 persen dalam dua tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran. Peningkatan ekspor hilirisasi tersebut menjadi sumber tambahan devisa yang sangat baik untuk Indonesia. 

"Jadi, ini merupakan prestasi yang tadi kami sampaikan sangat baik kepada Bapak Presiden. Karena, selama dua tahun periode pemerintahan beliau, ekspor hilirisasi kira bisa meningkat sekitar 45 persen. Tahun 2026 (mencapai) 50 miliar dolar AS, 2024 sekitar 34,5 miliar dolar AS," kata Anggota DEN Septian Hario Seto dalam konferensi pers usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Menurutnya, hilirisasi aluminium meningkat cukup signifikan. Tahun ini, ekspor aneka produk aluminium diprediksi mencapai 7,2 miliar dolar AS. Meningkat dibanding tahun 2024 yang tercatat 3,5 miliar dolar AS. 

Baca juga : BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Pembiayaan dan Pemberdayaan Jutaan UMKM

"Kita perkirakan, untuk aluminium, nilai ekspornya bisa melebihi sekitar 10 miliar dolar AS, seiring penambahan investasi dari smelter-smelter aluminium baru di Indonesia," ujar Seto.

Hilirisasi Baterai Lithium

Seto mengungkap, saat ini Indonesia sudah menjadi salah satu sumber produsen untuk komponen-komponen baterai lithium seperti anoda dan katoda baterai. 

"Kita bahkan sudah memiliki lithium refinery. Padahal, sebenarnya Indonesia tidak memiliki sumber daya lithium. Artinya, Indonesia sudah bisa melakukan industrialisasi dari sumber daya alam yang tidak kita miliki," bebernya.

Baca juga : Postidar 98 Resolution Network Berbagi untuk Jaga Kebersamaan

 

 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.