Dark/Light Mode

Economic Outlook 2027, Hana Bank Dorong Optimisme & Pertumbuhan Berkelanjutan

Senin, 2 November 2026 09:35 WIB
Economic Outlook 2027. (Foto: Dok. Hana Bank)
Economic Outlook 2027. (Foto: Dok. Hana Bank)

RM.id  Rakyat Merdeka - Di tengah ketidakpastian ekonomi global, memahami arah perkembangan ekonomi dan mengantisipasi perubahan menjadi semakin penting.

Mengusung tema “Beyond Uncertainty: Winning in the New Global Economic Era”, PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) kembali menggelar Hana Bank Economic Outlook 2027 dengan menghadirkan pembicara terkemuka Yunarto Wijaya, Direktur Eksekutif Charta Politika dan Bambang Brodjonegoro, Dekan dan CEO Asian Development Bank Institute (ADBI) sekaligus Menteri Keuangan tahun 2014-2016.

Hana Bank Economic Outlook merupakan agenda tahunan yang rutin diselenggarakan sejak tahun 2010. Acara yang dihadiri oleh lebih dari 350 nasabah dan mitra Hana Bank ini membahas prospek ekonomi tahun 2027 serta peluang dan tantangan yang akan kita hadapi.

Direktur Utama Hana Bank Yung Ryul Ko mengatakan, ketidakpastian arah dinamika pasar saham, volatilitas nilai tukar, serta risiko geopolitik yang masih berlanjut diperkirakan akan memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian global maupun Indonesia.

Baca juga : ANTAM Gelar Mid Year Review 2026

“Kepercayaan dan dukungan nasabah merupakan pendorong utama pertumbuhan Hana Bank. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk menjadi mitra keuangan terpercaya dan dapat diandalkan, tumbuh bersama para nasabah, serta mewujudkan masa depan yang lebih baik," ujar Yung Ryul Ko dalam keterangannya, Senin (2/11/2026).

Ia berharap Hana Bank Economic Outlook dapat memberikan wawasan yang bermanfaat bagi nasabah dalam memahami prospek ekonomi tahun depan, serta menyusun strategi bisnis di Indonesia dan mengelola aset pribadi.

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan, bahwa dinamika politik domestik maupun global akan turut memengaruhi prospek ekonomi pada tahun 2027.

"Dari dalam negeri, perubahan biaya hidup, inflasi, dan nilai tukar rupiah dapat memengaruhi daya beli masyarakat dan sentimen konsumen," ujarnya.

Baca juga : Gelar RUPST, KB Bank Perkuat Transformasi Bisnis & Pertumbuhan Berkelanjutan

Yunarto menambahkan, Di tengah tantangan tersebut, perkembangan artificial intelligence (AI) menjadi faktor penggerak pertumbuhan ekonomi

Sementara itu, Dekan dan CEO ADBI Bambang Brodjonegoro menyoroti proyeksi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) global yang masih tidak merata pada 2027.

 “Namun demikian, proyeksi PDB yang tinggi belum menjamin imbal hasil. Faktor-faktor yang dapat menarik investasi antara lain permintaan pasar dan kedalaman pemasok, listrik dan logistik yang andal, kepastian izin, dan keterampilan tenaga kerja,” ujar Bambang.

Selain kedua pembicara, hadir pula Jung Yoo Tag dari Hana Institute of Finance yang menyampaikan pandangannya tentang prospek ekonomi serta pasar keuangan global dan Indonesia, serta Yoo Young Dong dari Hana Bank Wealth Management Group yang menjelaskan tentang tren wealth management.

Baca juga : Asuransi Jasindo Komit Terus Bertransformasi Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan

Melalui Economic Outlook 2027, Hana Bank berharap dapat terus menjadi mitra keuangan terpercaya bagi nasabah dengan menghadirkan wawasan dan perspektif yang relevan dalam menghadapi dinamika ekonomi.

"Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Hana Bank untuk mendukung nasabah dalam mengidentifikasi peluang, mengantisipasi tantangan dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan," ujar Yung Ryul Ko.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.