Dark/Light Mode

Generali Indonesia Buka Kantor Keagenan di Tangsel, Perluas Akses Asuransi

Sabtu, 24 Oktober 2026 12:55 WIB
Generali Indonesia meresmikan kantor keagenan Generali Evergrow Agency di Jalur Sutera, Tangerang Selatan, Jumat (23/10/2026). Foto: JAR/RM
Generali Indonesia meresmikan kantor keagenan Generali Evergrow Agency di Jalur Sutera, Tangerang Selatan, Jumat (23/10/2026). Foto: JAR/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia membuka kantor keagenan baru di Jalur Sutera, Pakualam, Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (23/10/2026). Kantor ini disiapkan untuk memperluas akses konsultasi dan edukasi asuransi bagi masyarakat.

Pembukaan kantor bernama Generali Evergrow Agency tersebut bertepatan dengan Bulan Inklusi Keuangan Oktober dan peringatan 18 tahun Generali Indonesia beroperasi di Tanah Air.

President Director dan Chief Executive Officer (CEO) Generali Indonesia Rebecca Tan menghadiri peresmian tersebut. Turut hadir Direktur dan Chief Agency Officer Jutany Japit serta Chief Corporate Solution Officer Gilbert Deddy Naibaho.

Rebecca mengatakan, perluasan jaringan keagenan diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh informasi mengenai perlindungan jiwa dan perencanaan keuangan.

“Kami ingin semakin dekat dengan masyarakat melalui jaringan distribusi yang lebih kuat dan mudah dijangkau,” ujar Rebecca dalam keterangannya.

Baca juga : Jadwal & Lokasi SIM Keliling Tangsel Sabtu 24 Oktober 2026: Syarat dan Biayanya

Menurutnya, konsultan keuangan memiliki peran penting dalam menjelaskan pilihan perlindungan. Mereka juga membantu masyarakat mempertimbangkan kebutuhan asuransi sesuai kondisi dan tahap kehidupan.

Edukasi tersebut diharapkan membuat calon nasabah memahami manfaat dan ketentuan produk sebelum mengambil keputusan. Dengan begitu, masyarakat dapat memilih perlindungan sesuai kebutuhan dan kemampuan keuangan.

Peluang peningkatan literasi asuransi tercermin dalam Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025. Survei tersebut mencatat indeks literasi perasuransian sebesar 45,45 persen. Sementara itu, indeks inklusi perasuransian mencapai 28,50 persen.

Data tersebut menunjukkan masih terdapat perbedaan antara pemahaman masyarakat tentang asuransi dan pemanfaatan layanannya. Literasi menggambarkan pengetahuan masyarakat mengenai produk keuangan, sedangkan inklusi berkaitan dengan akses dan penggunaan layanan tersebut.

Generali Indonesia menyatakan akan memanfaatkan kantor baru untuk menghadirkan layanan konsultasi, edukasi, dan pilihan perlindungan. Masyarakat tetap perlu mempertimbangkan manfaat, premi, ketentuan polis, serta kemampuan keuangan sebelum membeli asuransi.

Baca juga : Jadwal & Lokasi SIM Keliling Tangsel Jumat 23 Oktober 2026: Syarat dan Biayanya

Di sisi bisnis, Generali Indonesia mencatat pertumbuhan penjualan bisnis baru melalui kanal keagenan sebesar 44 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY) pada 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

Perusahaan menyebut kanal keagenannya didukung ribuan tenaga pemasar berlisensi. Para agen bertugas menghubungkan perusahaan dengan calon nasabah, termasuk menjelaskan manfaat produk dan ketentuan perlindungan.

Selain memperluas jaringan distribusi, Generali Indonesia menawarkan produk perlindungan jiwa berbasis syariah, GEN Syariah Perlindungan Aman.

Berdasarkan keterangan perusahaan, manfaat santunan asuransi atau warisan pada produk tersebut dapat bertumbuh hingga 250 persen. Produk ini juga menawarkan tambahan santunan 110 persen apabila peserta meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji atau umrah, sesuai ketentuan yang berlaku.

Nasabah juga dapat memanfaatkan fitur wakaf untuk menyalurkan sebagian manfaat sesuai ketentuan produk. Perusahaan turut menyediakan pilihan asuransi tambahan kesehatan yang mencakup biaya perawatan rumah sakit, termasuk rawat inap dan rawat jalan.

Baca juga : Jadwal & Lokasi SIM Keliling Tangsel Kamis 22 Oktober 2026: Syarat dan Biayanya

Rebecca mengatakan, perlindungan asuransi berkaitan dengan pengelolaan risiko dan perencanaan masa depan keluarga.

“Perlindungan bukan hanya tentang mitigasi risiko, tetapi juga tentang memberikan rasa percaya diri bagi masyarakat,” kata Rebecca.

Generali Indonesia mulai beroperasi di Indonesia pada 2008 dan merupakan bagian dari Generali Group, perusahaan asuransi dan manajemen aset internasional yang berdiri pada 1831.

Perusahaan menyediakan produk perlindungan jiwa, kesehatan, penyakit kritis, serta perencanaan pensiun. Bisnisnya dijalankan melalui sejumlah jalur distribusi, termasuk keagenan, bancassurance, solusi korporasi, dan kanal langsung.

Generali Indonesia menyatakan telah melayani lebih dari 400.000 nasabah dengan dukungan ribuan tenaga pemasar profesional. Perusahaan juga menyebut telah memperoleh izin dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.