Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Manchester Siap Jadi Tuan Rumah KTT G20 2027
- Laga Indonesia Vs Malaysia, Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas & Kantung Parkir
- Siapkan 2.373 Personel, Polri Pastikan Keamanan & Kelancaran FIFA ASEAN 2026
- Tiket Kapal PELNI Kini Bisa Dipesan H-60 Sebelum Berangkat
- PSS Sleman Terpuruk, Pieter Huistra Manfaatkan Jeda FIFA Matchday
Bogasari Baking Center Dorong Puluhan UKM Tingkatkan Keterampilan
Jumat, 25 September 2026 17:18 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak dua puluh lima warga dari Kecamataan Tambaksari, Kota Surabaya mengikuti pelatuhan di Bogasari Baking Center (BBC) selama 2 hari, Rabu dan Kamis 23 dan 24 September 2026.
Mereka berlatih secara gratis sebagai dukungan PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari Flour Mills terhadap Pemerintah Kota Surabaya dalam menciptakan lahirnya pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang baru, sekaligus meningkatkan usaha.
“Karena itulah, peserta pelatihan Bogasari Baking Center (BBC) kali ini terdiri dari 20 pelaku UKM yang sudah berjalan dan 5 orang calon pelaku usaha, 3 diantaranya adalah ibu rumah tangga dan 2 lagi mahasiswi yang baru lulus kuliah,” ujar Manajer Human Resources (HR) Bogasari pabrik Surabaya, Bagus Tri Ardiyanto dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).
Bagus menambahkan, 20 UKM yang berlatih di Bogasari ini merupakan binaan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Surabaya.
Mereka pada umumnya menjalankan usaha menjual minuman dan makanan. Tiga dari mereka merupakan anak muda Karang Taruna yang dibina Pemerintah Kota Surabaya dengan membuka usaha Café Muda Bisa yang selama ini fokus menjual minuman.
Tampak para UKM sedang mengikuti Bogasari Baking Center di Surabaya. (Foto: Dok. Bogasari)
Baca juga : Indofood Bukukan Penjualan Rp 65,53 T Pada Semester I-2026
Menurut Bagus, pelatihan ini digelar dalam rangka mengembangkan produk makanan yang baru berbahan terigu untuk meningkatkan omset usaha yang sudah berjalan selama ini.
Sementara itu, 5 orang peserta pelatihan terdiri 3 orang ibu rumah tangga yang dipilih Disnaker karena sangat tertarik untuk membuka usaha. Sedangkan 2 mahasiswi yang baru lulus kuliah dilatih dalam upaya membantu mengembangkan usaha 3 pemuda Karang Taruna.
Pelatihan gratis di BBC selama 2 hari ini dibagi dalam 2 materi, pembuatan produk (hard skill) dan manajemen serta pemasaran (soft skill).
Sebanyak 3 baker dari Bogasari Baking Center, yaitu Hadi, Rivan dan Winarno diterjunkan khusus untuk melatih mereka.
Ada 3 produk makanan berbahan terigu yang dijarkan kepada peserta, roti sisir isi gurih dan manis, boti bakar isi gurih & manis, dan mie ramen kekinian.
Baca juga : Indofood Gelar Meet & Greet Pemain Persija di Jakarta Fair 2026
Pemilihan ketiga resep ini karena mudah dibuat sebagai produk dan memiliki nilai jual tinggi.
Di hari kedua, peserta dilatih khusus soft skill mulai dari pemasaran digital, manajemen keuangan sederhana, identitas merek, hingga pelayanan prima.
“Kedua jenis materi ini kita berikan agar peserta semakin siap membuka usaha dan makin yakin mengembangkan usahanya bagi yang sudah berjalan,” kata Bagus.
Hal ini sejalan dengan tujuan Bogasari dalam mendorong pertumbuhan dan peningkatan usaha UKM makanan berbasis terigu jumlah UKM secara nasional, termasuk Surabaya, khususnya dan Jawa Timur pada umumnya.
Sebagai informasi, sampai Agustus 2026, UKM makanan terigu yang merupakan mitra binaan Bogasari yang tergabung dalam keanggotaan Bogasari Mitra Card (BMC) di wilayah Surabaya sudah mencapai jumlah seribu lebih.
Mayoritas UKM anggota BMC di Kota Surabaya bergerak di jenis makanan roti dan pastry yakni sekitar 400 UKM dan terbanyak kedua jajanan pasar dan gorengan sekitar 350 UKM.
Baca juga : Indofood Gelar Meet & Greet Film Garuda di Dadaku Dukung Ekonomi Keberlanjutan
“Ini membuktikan, dari hasil pengolahan gandum menjadi tepung terigu melahirkan banyak pilihan jenis makanan, menciptkan banyak peluang usaha makanan yang tentu berdampak terhadap penciptaan lapangan kerja baru, dan menyerap berbagai komoditas pertanian untuk dikombinasi dengan terigu," kata Bagus.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantono berharap agar pelatihan yang diberikan Bogasari dapat dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh peserta untuk meningkatkan keterampilan sehingga dapat dapat meningkatkan kapasitas usaha yang sudah berjalan selama ini.
“Pelatihan ini sangat bagus dan pasti sangat bermanfaat. Dan ini sudah kita lakukan juga di tahun lalu bersama Bogasari dengan peserta berbeda dan kami terus monitor,” ujar Agus.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya