Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Waka BRIN Paparkan Teknologi Modern Ilmu Kedokteran Gigi
Kamis, 21 November 2024 14:23 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Amarulla Octavian, menjadi pembicara kunci pada 2nd International Conference in Dental Technology and Dental Science yang diselenggarakan Universitas Trisakti, Kamis (21/11/2024).
Konferensi yang mengusung tema Current Research and Trends in Dental and Medical Technology ini dihadiri lebih dari 400 peserta secara luring dan ribuan lainnya secara daring dari berbagai negara, seperti Malaysia, Korea Selatan, India, dan Thailand.
Baca juga : Indonesia Integrasikan Bioenergi Dan Teknologi Carbon Capture and Storage
Kedatangan Prof. Amarulla disambut langsung oleh Rektor Universitas Trisakti, Prof. Kadarsyah Suryadi, bersama Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti, Dr. Wiwiek Pujiastuti, beserta jajaran pejabat kampus. Acara ini juga dihadiri perwakilan dari Kemendiktisainstek, Kementerian Kesehatan, dan pembicara lain yang memiliki latar belakang akademik dan industri.
Dalam paparan berjudul Research and Trends: Dental Technology, Prof. Amarulla menyoroti pentingnya penguasaan teknologi modern Kedokteran Gigi serta inovasi terkini, seperti regenerative dentistry, gene-editing, digital workflow, hingga pemantauan biomarkers. “Kesehatan gigi akan menjadi salah satu program utama WHO untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dunia,” ujar Prof. Amarulla.
Baca juga : Imbau Nasabah, BRI Siapkan Sejumlah Teknologi Tangkal Cybercrime
Dia juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pemerintah, universitas, dan sektor swasta dalam memenuhi standar fasilitas Kedokteran Gigi yang ditetapkan WHO. “Peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dan teknologi Kedokteran Gigi sangat penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara global,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Amarulla juga memaparkan sejumlah riset dan inovasi dari BRIN yang telah memberikan dampak nyata pada kesehatan masyarakat Indonesia. Hal ini mencakup teknologi 3D rapid prototyping dan penelitian terkait inflamasi serta biomarker dalam kesehatan gigi.
Baca juga : Optimisme BRI Pada Kebijakan Ekonomi di Era Pemerintahan Baru
Konferensi internasional ini menjadi ajang kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan industri untuk memperkuat pengembangan teknologi di bidang Kedokteran Gigi. Dr. Wiwiek Pujiastuti menyatakan bahwa acara ini merupakan langkah nyata dalam mendorong peran Indonesia dalam riset dan inovasi kesehatan global.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya