Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Wamen Komdigi Angga Raka Bantu Kembalikan Duit Korban Penipuan Jastip Di Medsos
Kamis, 5 Juni 2025 05:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo berhasil membongkar penipuan jasa titip atau jastip di media sosial.
Angga juga berhasil membantu korban menerima pengembalian dana berjumlah ratusan juta rupiah.
Awalnya, Angga menerima laporan dari korban penipuan jasa titip di media sosial melalui akun Instagram lapor.penipuanjastip yang memang gencar menyuarakan akun jastip penipu.
Baca juga : Chandra Asri Kenalkan Layanan Kepelabuhanan Dan Logistik Di IMW 2025
Setelah mendapatkan laporan dan berkoordinasi dengan akun tersebut, Angga menemukan korban penipuan jastip berjumlah hingga ratusan orang.
“Saya menerima laporan dari akun tersebut yang menyatakan bahwa ada akun-akun penipuan jastip yang telah memakan korban hingga berjumlah ratusan. Kemudian kami segera koordinasi dengan cyber crime Polri untuk menindaklanjuti laporan tersebut,” jelas Angga pada Rabu (4/6).
Modus penipuan yang paling banyak dilakukan yaitu dengan menawarkan jasa titip beli barang namun setelah dibayar oleh korban barang yang dibeli tidak dikirimkan.
Baca juga : Kapolri Kirim Bantuan 5.000 Paket Sembako Untuk Korban Gempa Di Bengkulu
Oleh karena itu, Angga menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat membeli barang melalui jastip di media sosial.
“Saya menyarankan agar masyarakat lebih waspada dan memperhatikan red flags pada akun jastip sebelum memutuskan untuk menggunakan jasanya dan membayar sejumlah uang,” kata Angga lagi.
Lebih jauh Angga memaparkan sejumlah tanda bahwa akun jastip diduga penipuan misalnya, pembuatan akun yang belum lama serta diiringi perubahan nama akun yang sering berganti.
Baca juga : Tok, Wamen Komdigi Angga Raka Prabowo Jadi Komut Telkom
Kemudian biasanya kolom komentar dimatikan serta rasio interaksi akun dibandingkan jumlah pengikut sangat rendah.
“Kami di Komdigi juga punya database dan mekanisme pengecekan nomor rekening dan e-wallet yang pernah dilaporkan melakukan penipuan melalui cekrekening.id sehingga diharapkan masyarakat bisa bertransaksi di ruang digital dengan aman dan nyaman,” tutup Angga.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya