Dark/Light Mode

Operasi Patuh 2026 Tak Sekadar Penindakan, Petugas Diminta Layani Masyarakat

Jumat, 23 Oktober 2026 12:36 WIB
Foto: Dok.. Korlantas Polri.
Foto: Dok.. Korlantas Polri.

RM.id  Rakyat Merdeka - Operasi Patuh 2026 tidak sekadar berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas.

Kakorlantas Polri Brigjen Aries Syahbudin meminta seluruh jajaran mengedepankan edukasi, pelayanan, dan penegakan hukum yang humanis demi mewujudkan keamanan dan keselamatan di jalan raya.

Penegasan tersebut disampaikan Aries saat memberikan arahan kepada para Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda dan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres melalui rapat virtual, Jumat (23/10/2026).

Dalam kegiatan itu, Kakorlantas didampingi Dirregident Korlantas Polri Brigjen I Made Agus Prasatya serta sejumlah pejabat utama Korlantas Polri.

Operasi Patuh 2026 akan digelar serentak oleh Korlantas Polri bersama seluruh jajaran Polda dan Polres pada 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan”, operasi ini menekankan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama antara Polri dan seluruh pengguna jalan.

Baca juga : Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim, Kakorlantas Bertekad Tingkatkan Pelayanan

Aries meminta seluruh jajaran mengutamakan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis dalam pelaksanaan operasi.

Sosialisasi keselamatan berlalu lintas harus dilakukan secara masif dengan menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari lingkungan sekolah, kampus, hingga komunitas.

Keterlibatan media juga diperlukan untuk memperluas jangkauan informasi mengenai pentingnya disiplin dan keselamatan di jalan raya.

Dalam arahannya, Kakorlantas menegaskan bahwa keberhasilan operasi tidak semata-mata diukur dari banyaknya pelanggaran yang ditindak, tetapi dari perubahan perilaku masyarakat menjadi lebih tertib dan patuh terhadap aturan.

“Operasi ini harus mampu membangun kesadaran hukum masyarakat. Kita tidak mengukur keberhasilan dari besarnya jumlah penindakan, tetapi dari perubahan perilaku masyarakat yang semakin tertib dan patuh terhadap aturan lalu lintas,” demikian penekanan dalam arahan Kakorlantas kepada seluruh jajaran.

Salah satu sasaran utama Operasi Patuh 2026 adalah pelanggaran melawan arus. Kakorlantas menginstruksikan seluruh jajaran untuk memperkuat pengawasan dan mengintensifkan langkah pencegahan terhadap pelanggaran tersebut.

Baca juga : Brigjen I Made Agus Prasatya, Perwira Lalu Lintas yang Dorong Inovasi Pelayanan

Upaya ini diarahkan untuk mencapai target tidak ada kendaraan yang melawan arus, sekaligus menekan potensi kecelakaan dan melindungi keselamatan seluruh pengguna jalan.

Dalam pelaksanaannya, Polri akan mengedepankan sosialisasi keselamatan, edukasi safety riding dan safety driving, serta penegakan hukum melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan teguran simpatik.

Kakorlantas juga menegaskan bahwa setiap kegiatan penindakan berupa tilang harus didampingi personel Provos.

Langkah ini merupakan bagian dari pengawasan internal untuk memastikan penindakan berjalan sesuai ketentuan serta menjaga profesionalisme anggota di lapangan.

Lebih dari sekadar penegakan hukum, Operasi Patuh 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan lalu lintas kepada masyarakat.

Setiap personel diharapkan hadir dengan sikap santun, responsif, dan solutif sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat nyata kehadiran Polri dalam menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman.

Baca juga : Korlantas Polri Catat Ribuan Pelanggaran Plat Nomor Kendaraan

Melalui operasi ini, Korlantas Polri mengajak masyarakat menjadikan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sebagai bagian dari budaya berkendara, bukan sekadar upaya menghindari sanksi.

Kepatuhan merupakan wujud kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Korlantas Polri berharap sinergi antara petugas dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan.

Keberhasilan operasi diharapkan tidak hanya tercermin dari penegakan hukum, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat serta kepercayaan publik terhadap pelayanan Polri.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.