Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Korlantas Polri Jemput Bola Layanan SIM ke Desa, Sekolah, Kampus, & Pesantren
Kamis, 29 Oktober 2026 17:53 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memperluas akses pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan mendatangi langsung masyarakat di desa, pondok pesantren, sekolah, kampus, hingga berbagai komunitas.
Melalui Program SIM Komunitas “Dekat, Cepat, Tepat” dalam rangkaian Operasi Patuh 2026, Polantas menghadirkan layanan penerbitan SIM baru dan perpanjangan sekaligus memperkuat edukasi keselamatan berlalu lintas dan memastikan pemohon memenuhi standar kompetensi berkendara.
Program ini merupakan kebijakan Kakorlantas Polri Brigjen Pol Aries Syahbudin untuk mendorong pelayanan yang semakin mudah diakses, humanis, dan berorientasi pada terwujudnya pengendara yang kompeten, tertib, serta mengutamakan keselamatan.
Kasubdit SIM Korlantas Polri Kombes Hilman Wijaya mengatakan, pelayanan SIM bersama masyarakat menjadi salah satu langkah strategis untuk membangun budaya tertib berlalu lintas.
Dengan hadir langsung di pusat aktivitas masyarakat, Korlantas berupaya mengatasi kendala jarak dan transportasi sekaligus memperluas jangkauan edukasi keselamatan.
“Operasi Patuh bukan hanya penegakan hukum. Kami juga datang membawa kemudahan dan kenyamanan melalui pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Kami yang datang kepada Anda. Mari lengkapi legalitas berkendara, pahami aturan lalu lintas, dan utamakan keselamatan,” ujar Hilman atas arahan Dirregident Korlantas Polri Brigjen I Made Agus Prasatya.
Pelayanan SIM Bersama Masyarakat Program SIM Komunitas mengusung semangat “Polisi Bersama Masyarakat” dengan slogan “Dekat, Cepat, Tepat”.
Melalui konsep ini, Polantas tidak hanya menunggu masyarakat datang ke tempat pelayanan, tetapi secara proaktif mendatangi lingkungan tempat mereka beraktivitas.
Baca juga : SIM Keliling Jakarta Kamis 29 Oktober, Hadir di 5 Lokasi
Sasaran pelayanan meliputi masyarakat di tingkat desa, lingkungan pondok pesantren, sekolah, perguruan tinggi, dan berbagai kelompok komunitas.
Langkah ini diharapkan memperluas akses bagi masyarakat yang belum memiliki SIM maupun yang perlu memperpanjang masa berlaku SIM.
Pelayanan mencakup SIM A dan SIM C, baik penerbitan baru maupun perpanjangan, sesuai persyaratan dan prosedur yang berlaku.
Dengan dukungan mobil SIM keliling dan konsep Satpas portabel, pelayanan dirancang secara terpadu agar proses administrasi, identifikasi, pengujian, dan edukasi dapat berjalan tertib sesuai jenis permohonan.
Menurut Hilman, kemudahan pelayanan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pengendara.
Karena itu, program ini tidak hanya berfokus pada penerbitan dokumen, tetapi juga menempatkan edukasi dan pengujian kompetensi sebagai bagian penting dalam membangun keselamatan berlalu lintas.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan edukasi mengenai peraturan lalu lintas, etika berkendara, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta pentingnya menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Khusus bagi pemohon SIM baru, penerbitan tetap mensyaratkan ujian teori melalui sistem e-AVIS dan ujian praktik sesuai standar yang berlaku.
Baca juga : SIM Keliling Tangerang Kota Kamis 29 Oktober, Cek di Sini Lokasinya
Pembinaan atau coaching clinic dapat diberikan untuk membantu peserta memahami materi dan meningkatkan keterampilan, tetapi tidak menggantikan ujian maupun menjadi dasar untuk melonggarkan persyaratan kelulusan.
Uji kompetensi dilaksanakan secara objektif untuk memastikan pemohon memenuhi persyaratan pengetahuan dan keterampilan berkendara.
Dengan demikian, SIM tidak sekadar menjadi bukti legalitas, tetapi juga menunjukkan bahwa pemegangnya telah memenuhi persyaratan untuk mengemudikan kendaraan sesuai golongannya.
Sementara itu, bagi pemohon perpanjangan SIM, pelayanan dilakukan melalui verifikasi dokumen, pemeriksaan kesehatan dan psikologi sesuai ketentuan, identifikasi, serta tahapan penerbitan yang berlaku.
Untuk memastikan program berjalan efektif, jajaran Korlantas Polri diminta melakukan pemetaan lokasi, koordinasi dengan mitra, pendataan awal peserta, serta pemeriksaan kesiapan operasional.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) bersama Bhabinkamtibmas berkoordinasi dengan kepala desa, pimpinan pondok pesantren, pihak sekolah, perguruan tinggi, dan pengelola komunitas.
Kesiapan lokasi mencakup akses pelayanan, area parkir, jaringan komunikasi, keamanan, serta area ujian praktik yang memadai dan aman.
Dukungan sarana meliputi perangkat foto, sidik jari, tanda tangan, pencetakan SIM, komputer untuk ujian teori, serta rambu atau cone portabel dan kendaraan uji untuk menunjang ujian praktik.
Baca juga : SIM Keliling Kabupaten Bogor 29 Oktober, Hadir di Metropolitan Mall Cileungsi
Hilman menegaskan seluruh jajaran harus menjalankan program secara terukur, seragam, dan sesuai ketentuan.
Tidak boleh ada pemotongan prosedur, baik dalam tahapan ujian, penerapan biaya, maupun penerbitan SIM.
Transparansi, integritas petugas, ketertiban antrean, dan keselamatan peserta harus tetap menjadi prinsip utama dalam setiap pelayanan.
Selain pelayanan administrasi dan pengujian, setiap kegiatan juga diarahkan menjadi ruang interaksi antara Polantas dan masyarakat untuk memperkuat pemahaman tentang pentingnya disiplin berlalu lintas.
Pelaksanaan program perlu dipublikasikan secara kolaboratif, diukur hasilnya, dan dievaluasi sebagai dasar peningkatan kualitas pelayanan berikutnya.
Melalui Program SIM Komunitas “Dekat, Cepat, Tepat”, Korlantas Polri berharap masyarakat semakin mudah mengakses pelayanan SIM, memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas, serta mematuhi ketentuan berkendara.
Pendekatan jemput bola dalam Operasi Patuh 2026 ini menegaskan bahwa pelayanan dan penegakan hukum berjalan beriringan.
Polantas hadir bukan hanya untuk menegakkan aturan, tetapi juga untuk melayani, mengedukasi, dan memastikan setiap pemohon SIM memenuhi persyaratan kompetensi sesuai ketentuan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya