Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
ACFFEST 2026, KPK Ajak Masyarakat Melawan Korupsi Lewat Film
Rabu, 4 November 2026 15:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Korupsi bukan sekadar persoalan uang dan penyalahgunaan kekuasaan. Dampaknya juga hadir dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari hilangnya hak masyarakat hingga terampasnya kesempatan untuk memperoleh masa depan yang lebih baik.
Pesan inilah yang diangkat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Festival Film Antikorupsi atau Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST) 2026.
Festival yang digagas dan dikelola Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK ini menjadi ruang kreasi, eksibisi, sekaligus forum diskusi untuk mendekatkan isu integritas dan antikorupsi kepada masyarakat.
Melalui ACFFEST 2026, KPK berupaya membawa film-film bertema antikorupsi lebih dekat kepada masyarakat dari Sabang hingga Merauke.
Jangkauan festival ini diperluas melalui program Movie Day ACFFEST 2026 yang dilaksanakan di 12 provinsi dan 42 titik.
Kegiatan tersebut berhasil melibatkan 6.356 peserta dalam rangkaian pemutaran film dan ruang perjumpaan yang mengangkat isu integritas serta antikorupsi.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jakarta, Selasa (3/11/2026), Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan apresiasi terhadap karya-karya peserta ACFFEST 2026.
Ia berharap film-film yang dihasilkan tidak hanya berhenti sebagai karya festival, tetapi juga dapat menjangkau penonton yang lebih luas melalui jaringan bioskop di Tanah Air hingga layanan streaming.
“Harapan saya film-film ini tidak berhenti sampai di sini (festival),” ujarnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Movie Camp ACFFEST 2026 juga digelar sebagai pembekalan bagi lima proposal terpilih dalam kategori kompetisi ide cerita film pendek.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring pada 21, 23, dan 24 Juli 2026. Program ini menjadi tahap awal pengembangan kapasitas peserta sebelum memasuki proses pengembangan karya.
Para finalis kemudian mengikuti serangkaian workshop, mentoring, diskusi, pengembangan ide, hingga pitching bersama mentor dan praktisi perfilman.
Proses pendampingan tersebut diarahkan untuk memperkuat aspek cerita sekaligus memastikan gagasan yang dikembangkan memiliki relevansi dengan nilai-nilai dan isu antikorupsi.
ACFFEST 2026 juga membuka ruang kolaborasi lintas sektor, mulai dari sineas, komunitas, hingga mitra perfilman.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menghadirkan lebih banyak film pilihan yang relevan dengan persoalan sosial, integritas, dan antikorupsi.
Tahun ini, ACFFEST menghadirkan 10 subtema yang menjadi landasan pemutaran film.
Subtema tersebut mencakup berbagai perspektif kehidupan, mulai dari keberanian perempuan, kejujuran anak-anak, kepentingan publik, keluarga, hingga hubungan antarmanusia.
Kesepuluh subtema tersebut adalah: Her Side of the Story, mengangkat perempuan dan keberanian.
Little Voices, menghadirkan dunia anak-anak, kejujuran, dan masa depan dari sudut pandang mereka.
In the Public Interest, membahas hubungan masyarakat dengan ruang publik, kekuasaan, pelayanan, serta tanggung jawab menjaga kepentingan bersama.
Between Sunrise and Sunset, membawa cerita dan perspektif dari berbagai penjuru Indonesia.
Before We Became, mengangkat keluarga dan nilai-nilai kehidupan serta bagaimana pilihan sederhana membentuk karakter.
Baca juga : HAN 2026, KPK Gandeng Erasmus Huis Tanamkan Integritas lewat Film Antikorupsi
Darkly Funny, memadukan ketakutan dan humor dalam situasi yang gelap. Small Problems Big Trouble, mengolah persoalan kecil dan pilihan sederhana menjadi kekacauan yang tidak terduga.
The Ways We Connect, mengangkat koneksi dan relasi antarmanusia. Beyond the Archipelago, menghadirkan perspektif cerita yang melampaui batas kepulauan. Together We Tell, menampilkan cerita melalui kebersamaan dan kolaborasi.
Adapun film-film yang ditayangkan dalam ACFFEST 2026 berdasarkan subtema tersebut meliputi:
1. Her Side of the Story:
- Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
- Mesin Jahit Tak Lagi Menjerit
- Rahasia Umum
- Pembayun
- Iblis yang Dimalaikatkan
2. Little Voices:
- Nini Handak
- Bingka Barandam
- Turu Sore
- Accidentally A King
- Mereka yang Tertinggal
- Masked Ballot
3. In the Public Interest:
- Sampah Admin
- Macan
- Berasa Memilikinya
- Danyang
- Perangkap Mr. Bo
Baca juga : 10 Tahun ACFFEST, Menginspirasi Generasi Muda Antikorupsi Melalui Seni dan Film
- Dua Sisi
- Stop Politik Uang
4. Between Sunrise and Sunset:
- Selisih
- Tiang Terakhir
- Tumbuhlah Kotak Amal
- Lelakut
5. Before We Became Promises:
- Uang Kotor
- Wong Cilik
- Catatan Merah Andika
- Kuitansi Kosong
6. Darkly Funny:
- Darmaji
- Keluh Kesah Arwah
- Para Rawit Pencuri
- Jatuh Tempo di Kelas Kosong
- How to Be an Actor
7. Small Problems Big Trouble:
- Hutang Budi Dibawa Mati
- Misi Pulang
- Suka Telor
Baca juga : BAZNAS Ajak Pelajar Bangun Jaringan Global Sejak Dini Lewat IZE Fest 2026
- Sandal Bupati
- Review Klinik Baru (Ft. Sissy)
8. The Ways We Connect
- Tumpukan Sekitar Kota
- Kesempatan dalam Kesempitan
- Magdalena
- Pirates of Sepuluh Ribuan
- Baju Wasiat
9. Beyond the Archipelago:
- To Fetch a Pail of Water
10. Together We Tell:
- Panca Waluya
- Mamet Mau Kaya
- Holy Salt.
Tidak hanya menghadirkan pemutaran film, ACFFEST 2026 juga berkolaborasi dengan mahasiswa seni teater dan seni tari Institut Kesenian Jakarta (IKJ).
Kolaborasi tersebut menghadirkan pengalaman festival yang lebih hidup melalui pertunjukan teater dan tari kontemporer di area kegiatan.
Salah satu pesan yang ingin disampaikan melalui rangkaian pertunjukan tersebut adalah bahwa korupsi selalu memiliki konsekuensi bagi banyak pihak.
Dalam praktik korupsi, ada pihak yang mendapatkan uang, jabatan, dan keuntungan, sementara masyarakat justru kehilangan hak serta masa depan.
Pesan itu menjadi pengingat bahwa dalam korupsi semua pihak seolah mendapatkan bagian, tetapi tidak semua memperoleh keuntungan.
Melalui film, seni pertunjukan, dan ruang diskusi, ACFFEST 2026 ingin menjadikan isu integritas dan antikorupsi lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.
Sebab, upaya melawan korupsi tidak hanya berbicara tentang penindakan, tetapi juga membangun kesadaran dan keberanian untuk menjaga nilai kejujuran dalam kehidupan sehari-hari.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya