Dark/Light Mode

Dubes RI Indroyono Soesilo Serahkan Buku Karya Prabowo Ke LoC

Selasa, 13 Oktober 2026 07:40 WIB
ubes Indroyono Soesilo (kedua kiri) menyerahkan buku karya Presiden Prabowo Subianto kepada Kay Qui di US Library of Congress, Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (9/10/2026). (Foto: KBRI Washington DC)
ubes Indroyono Soesilo (kedua kiri) menyerahkan buku karya Presiden Prabowo Subianto kepada Kay Qui di US Library of Congress, Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (9/10/2026). (Foto: KBRI Washington DC)

RM.id  Rakyat Merdeka - Diplomasi Indonesia di Amerika Serikat (AS) tidak hanya berlangsung melalui hubungan politik dan kerja sama ekonomi, tetapi juga melalui pertukaran pengetahuan, literasi dan warisan intelektual bangsa.

Dalam semangat tersebut, lima buku karya Presiden Prabowo Subianto diserahkan kepada Library of Congress (LoC). LoC merupakan Perpustakaan Nasional di AS yang dikenal sebagai salah satu perpustakaan terbesar di dunia.

Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk AS Indroyono Soesilo menyerahkan buku karya Presiden Prabowo Subianto saat berkunjung ke LoC, Jumat (9/10/2026).

Dubes Indroyono didampingi Atase Pendidikan dan Kebudayaan, serta jajaran Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Washington DC. Rombongan disambut Chief Asian Division LoC Kay Qui, Congressional and Intergovernmental Office Sarah Rhodes, serta pustakawan Joshua.

Penyerahan lima buku karya Presiden Prabowo merupakan bagian dari upaya memperluas akses masyarakat internasional terhadap pemikiran, gagasan dan perjalanan kepemimpinan Indonesia. Di antara buku tersebut, ada yang berjudul Kepemimpinan Militer dan Paradox Indonesia.

Baca juga : Karhutla Makin Melebar

Dengan penambahan lima buku, maka koleksi buku karya dan tentang Presiden Prabowo yang tersimpan di LoC mencapai 90 judul.

Dalam kesempatan yang sama, turut diserahkan buku-buku karya Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Wakil Menteri Luar Negeri Havas Oegroseno, Mantan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, hingga seniman Nyoman Nuarta.

LoC memiliki posisi penting dalam pelestarian pengetahuan dunia. Perpustakaan yang berlokasi di Washington DC tersebut menyimpan lebih dari 170 juta koleksi. Mulai dari buku, manuskrip, foto, peta, rekaman musik hingga berbagai arsip suara.

Koleksinya mencakup sekitar 39 juta buku dan bahan cetak dalam 470 bahasa, serta puluhan juta manuskrip. Di antara kekayaan koleksi tersebut, terdapat 183.568 koleksi yang berasal dari Indonesia.

Khazanah ini meliputi manuskrip kuno, 749 buku langka, rekaman audiovisual, hingga artefak teknologi perekaman suara.

Baca juga : Kasus Dugaan Suap HGB, KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron

Per 2021 mencatat lebih dari 117.000 koleksi Indonesia telah dikatalogkan dalam bagian koleksi Asia yang mencakup beragam bidang. Mulai dari ekonomi, politik, sejarah, ilmu pengetahuan hingga sastra anak.

Jejak intelektual Indonesia juga terekam melalui dokumentasi mengenai para pemimpin nasional.

LoC menyimpan lebih dari 1.100 buku tentang Presiden Soekarno, 918 buku tentang Presiden Soeharto, serta puluhan karya mengenai Presiden B.J. Habibie.

Sementara, American Folklife Center menyimpan rekaman dan dokumentasi Indonesia yang berasal dari rentang waktu 1893 hingga 2009.

Salah satu koleksi yang memiliki nilai historis tinggi adalah manuskrip Jawa beriluminasi tahun 1862 berjudul Pangkat-pangkat caritanipun serat babad ing Tanah Jawi sedhaya. Naskah tersebut memuat kisah sejarah Jawa dan penyebaran Islam, sekaligus memperlihatkan kekayaan tradisi penulisan, serta seni ilustrasi Nusantara.

Baca juga : Abdul Aziz: Akses Transportasi Laut Banyak Manfaatnya

Keberadaan koleksi tersebut memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki kontribusi penting dalam khazanah pengetahuan global.

Buku, manuskrip dan dokumentasi sejarah tidak hanya merekam perjalanan masa lalu. Namun menjadi sumber pembelajaran bagi generasi mendatang, serta sarana bagi masyarakat dunia untuk memahami Indonesia lebih mendalam. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.