Dark/Light Mode

Hidup Tanpa Notifikasi: Mungkinkah?

Rabu, 23 September 2026 17:31 WIB
Ilustrasi mengurangi penggunaan gawai. (Gambar: Istimewa)
Ilustrasi mengurangi penggunaan gawai. (Gambar: Istimewa)

Di zaman sekarang, hampir setiap orang tidak bisa jauh dari ponsel. Bangun tidur, hal pertama yang dilakukan adalah memeriksa layar. Saat sedang belajar, bekerja, makan, bahkan sebelum tidur, notifikasi dari media sosial, pesan, dan berbagai aplikasi terus bermunculan. Tanpa disadari, notifikasi telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Notifikasi sebenarnya dibuat untuk memudahkan kita. Dengan adanya notifikasi, kita dapat mengetahui pesan masuk, informasi terbaru, jadwal, atau hal penting lainnya tanpa harus membuka aplikasi satu per satu. Namun, terlalu banyak notifikasi juga dapat mengganggu konsentrasi. Suara atau getaran ponsel yang muncul berulang kali membuat kita terdorong untuk memeriksa ponsel, meskipun sebenarnya tidak ada hal yang benar-benar penting.

Baca juga : Pocari Sweat, Benarkah Mampu Menggantikan Cairan Tubuh?

Kebiasaan tersebut dapat membuat seseorang sulit fokus pada kegiatan yang sedang dilakukan. Misalnya, ketika sedang belajar, sebuah notifikasi media sosial dapat membuat perhatian teralihkan. Awalnya hanya ingin melihat satu pesan, tetapi akhirnya kita menghabiskan waktu cukup lama untuk membuka berbagai aplikasi. Akibatnya, pekerjaan atau kegiatan yang seharusnya selesai menjadi tertunda.

Lalu, apakah hidup tanpa notifikasi benar-benar mungkin? Jawabannya, mungkin saja. Kita tidak harus meninggalkan teknologi sepenuhnya. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mengatur notifikasi sesuai kebutuhan. Notifikasi dari aplikasi yang tidak penting dapat dimatikan, sedangkan notifikasi untuk pesan atau informasi penting tetap dinyalakan. Kita juga dapat menentukan waktu tertentu untuk memeriksa ponsel.

Baca juga : Kesehatan Usus dan Paru-Paru Terhubung, Probilab Kembangkan Probiotic

Selain itu, membiasakan diri melakukan kegiatan tanpa ponsel juga penting. Misalnya, saat makan bersama keluarga, belajar, membaca buku, atau sebelum tidur. Dengan memberikan waktu bagi diri sendiri untuk terlepas dari notifikasi, kita dapat lebih fokus menikmati kegiatan yang sedang dilakukan.

Hidup tanpa notifikasi bukan berarti harus hidup tanpa teknologi. Yang terpenting adalah bagaimana kita menggunakan teknologi dengan bijak. Ponsel seharusnya menjadi alat yang membantu kehidupan kita, bukan sesuatu yang mengendalikan perhatian kita. Sesekali, mematikan notifikasi mungkin menjadi langkah sederhana untuk mengingatkan diri bahwa tidak semua hal harus diketahui saat itu juga.

Baca juga : Melewatkan Sarapan: Kebiasaan Sepele yang Berdampak pada Kesehatan

Artikel ini ditulis oleh Aninda Listya, Luthfiah Mawar, M.K.M., Dr. M. Agung Rahmadi, M.Si., dan Annisa Ardianti Br Tarigan. Lalu diedit oleh Latan Sabila Lubis, Peggi Aulia, Nabila Atika Rahma, Sri Rahma, Salsabila Siregar, dan Sitti Fhadilah Pasaribu dari IKM 8 Stambuk 2026, Fakultas Kesehatan Masyarakat, UIN Sumatera Utara.

IKM 8 UINSU Stambuk 2026c
IKM 8 UINSU Stambuk 2026c
Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.