Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Rano Sebut CFD Dua Kali Seminggu Bisa Kurangi Polusi Udara di Jakarta
Rabu, 23 September 2026 18:41 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyambut positif wacana pelaksanaan Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) dua kali dalam sepekan di Jakarta.
Menurut Rano, usulan tersebut menarik untuk dipertimbangkan karena pelaksanaan CFD dapat menjadi salah satu langkah untuk membantu menekan emisi di Jakarta.
“Sebetulnya itu usul-usul yang menarik, loh. Ya, karena pasti itu menurunkan emisi. Itu pasti," kata Rano di Balai Kota Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Meski demikian, Rano mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta perlu mempertimbangkan sejumlah faktor sebelum menerapkan CFD tambahan.
“Cuma kan artinya begini, ada pertimbangan, kalau Minggu itu pasti gampang. Kalau Sabtu kan, maaf, mungkin masih ada operasional, ini ke kantor, kan?," ujarnya.
Baca juga : Wagub Rano Ingatkan Modernisasi Jakarta Jadi Kota Global Harus Berbasis Sejarah
Rano menjelaskan bahwa pelaksanaan CFD pada hari Sabtu perlu mempertimbangkan aktivitas masyarakat yang masih berlangsung, termasuk kegiatan operasional dan mobilitas warga menuju tempat kerja.
Meski ada sejumlah hal yang perlu dikaji, Rano tetap menilai wacana tersebut sebagai ide yang menarik, terutama jika tujuannya untuk membantu mengurangi emisi.
“Tapi itu ide menarik, ya kayak kemarin kan kita 1 jam matiin lampu. Itu salah satu menurunkan emisi. Itu mesti dipertimbangkan. Banyak faktor yang ini," tuturnya.
Car Free Night
Selain wacana CFD dua kali dalam sepekan, Rano mengungkapkan bahwa dirinya sebelumnya juga pernah mengusulkan konsep Car Free Night. Usulan tersebut, kata Rano, berkaitan dengan upaya menekan emisi dan karbon.
“Dulu bahkan kan saya pernah mengusulkan untuk Car Free Night. Sebetulnya untuk menekan emisi rumah kaca, apa, nama karbon juga itu," katanya.
CFD Sabtu
Baca juga : Polusi Udara, Musuh Tak Kasat Mata bagi Paru-paru Kita
Ketika ditanya mengenai kemungkinan CFD dilaksanakan pada hari Sabtu, Rano menyebut hal tersebut pada dasarnya tidak terlalu sulit untuk dilakukan.
Menurut dia, pelaksanaan CFD juga memiliki durasi yang terbatas sehingga dapat menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan dalam penerapannya.
“Sebetulnya enggak. Enggak susah. Ini kan sebetulnya cuma, kan enggak lama, kan?. Ya sama kan seperti Car Free jam 05.30 sampai jam 09.00," tutur Rano.
Menurut Rano, meskipun hanya berlangsung dalam waktu tertentu, kegiatan tersebut dinilai tetap dapat memberikan dampak terhadap upaya pengurangan emisi.
“Tapi itu sebetulnya efektif, gitu loh. Ya," imbuhnya.
Baca juga : Peduli Teman Tanpa Mengorbankan Kesehatan Mental Sendiri
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung belum ingin terburu-buru memutuskan usulan pelaksanaan Car Free Day(CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jakarta digelar dua kali dalam sepekan, yakni pada Sabtu dan Minggu.
Pramono mengatakan usulan tersebut perlu dikaji lebih mendalam sebelum pemerintah mengambil keputusan.
"Car Free Day memang di Jakarta ini hampir di semua kota ada. Tetapi yang selalu menjadi pertanyaan dasar adalah di Sudirman, Thamrin, dan Rasuna Said," tidak ingin terlalu buru-buru (memutuskan),” kata Pramono saat ditemui setelah meninjau pembangunan proyek di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (14/9/2026).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya