Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PLN Pastikan Kesiapan Mitra untuk Bangun Jaringan Listrik Jakarta
Kamis, 24 September 2026 11:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya memastikan kesiapan peralatan, kompetensi personel, dan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) calon mitra sebelum melaksanakan konstruksi jaringan distribusi listrik di wilayah Jakarta.
Langkah tersebut dilakukan melalui Gelar Peralatan dan Personel KHS Horizontal Directional Drilling (HDD) yang diikuti lima calon mitra kerja di PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari proses evaluasi kelayakan calon mitra kerja yang akan mendukung pekerjaan konstruksi jaringan distribusi listrik.
PLN tidak hanya mengevaluasi dokumen dan penawaran, tetapi juga memastikan secara langsung kesiapan sumber daya yang dimiliki calon mitra.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan gelar peralatan dan personel bukan sekadar proses administratif.
Baca juga : Peringati Hari Pelanggan, PLN Beri Kejutan Warga Cempaka Putih
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan pekerjaan konstruksi memenuhi standar kualitas dan keselamatan yang ditetapkan PLN.
“Quality dan safety bukan pilihan, tetapi standar yang harus dipenuhi. Karena itu, kami ingin memastikan sejak awal bahwa peralatan yang digunakan benar-benar tersedia dan memenuhi persyaratan, personelnya kompeten dan siap bekerja, serta seluruh aspek keselamatan dan kesiapan operasional telah terpenuhi,” ujar Andy Adcha dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/9/2026).
Menurut dia, gelar peralatan dan personel HDD menjadi bagian penting dalam menentukan kelayakan calon mitra.
Dengan evaluasi tersebut, PLN dapat memastikan sumber daya yang ditawarkan benar-benar tersedia dan siap digunakan untuk mendukung pekerjaan.
HDD merupakan metode konstruksi yang dinilai relevan diterapkan di Jakarta karena tingginya kepadatan infrastruktur dan utilitas di bawah maupun di atas tanah.
Baca juga : PLN dan PKK DKI Jakarta Dorong Perempuan Gunakan Energi Secara Cerdas
Metode ini memungkinkan pembangunan jaringan dilakukan dengan meminimalkan galian terbuka.
Dengan demikian, penggunaan HDD dapat mengurangi gangguan terhadap aktivitas masyarakat sekaligus menjaga kerapian kawasan selama pekerjaan konstruksi berlangsung.
Andy mengatakan penerapan teknologi dan metode konstruksi juga harus ditunjang peralatan yang tepat serta personel yang kompeten.
Hal tersebut diperlukan, agar pekerjaan dapat dilakukan secara aman dan menghasilkan jaringan listrik yang andal.
“Bagi PLN, mitra kerja merupakan bagian dari ekosistem perusahaan dan menjadi representasi PLN di lapangan. Karena itu, kami membutuhkan mitra yang memiliki kompetensi, integritas, dan profesionalisme, serta memiliki perhatian yang kuat terhadap quality dan safety. Apa yang dilakukan mitra akan berdampak langsung terhadap kualitas jaringan, keselamatan pekerja, lingkungan, dan pengalaman masyarakat di sekitar lokasi pekerjaan,” kata Andy Adcha.
Baca juga : Infrastruktur EV di Ibu Kota Makin Lengkap, Pemprov DKI Jakarta Apresiasi PLN
Dalam proses evaluasi, PLN memeriksa ketersediaan dan kelayakan peralatan, kompetensi personel, penerapan K3, kesiapan operasional, serta pemenuhan berbagai persyaratan pekerjaan.
Proses tersebut dilakukan secara profesional dan transparan untuk memastikan calon mitra yang terpilih memiliki kesiapan memadai dalam mendukung konstruksi jaringan PLN.
Melalui evaluasi sejak tahap awal, PLN UID Jakarta Raya menargetkan pekerjaan konstruksi tidak hanya memenuhi aspek teknis, tetapi juga mengutamakan keselamatan dan kualitas.
Upaya tersebut menjadi bagian dari pengembangan jaringan listrik Jakarta Raya yang andal dan aman untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya