Dark/Light Mode

Bidik Juara Soekarno Cup, Pemain Banteng Jakarta FC Ditempa Eks Persija 3 Bulan

Sabtu, 8 Agustus 2026 19:58 WIB
Peluncuran jersey sekaligus pelepasan 23 pemain Banteng Jakarta FC di DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (8/8/2026). Foto: PDIP Jakarta
Peluncuran jersey sekaligus pelepasan 23 pemain Banteng Jakarta FC di DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (8/8/2026). Foto: PDIP Jakarta

 Sebelumnya 
Soekarno Cup 2026 akan digelar di tiga wilayah Jawa Timur, yakni Surabaya, Gresik, dan Bangkalan, pada 10-24 Agustus 2026. Sebanyak 16 tim yang mewakili sejumlah provinsi akan bertarung dalam turnamen tersebut.

Banteng Jakarta FC tergabung di Grup D bersama Jawa Tengah, Papua, dan Jambi. Laga pembuka mempertemukan Jawa Timur dengan Jawa Barat pada 10 Agustus. Sedangkan partai final dijadwalkan berlangsung pada 23 Agustus di Stadion Gelora 10 November, Surabaya.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Pantas Nainggolan mengatakan, Jakarta punya misi lebih besar dari sekadar mengejar trofi. Jika Banteng Jakarta FC menjadi juara, peluang Jakarta menjadi tuan rumah Soekarno Cup tahun depan terbuka lebar.

"Target umumnya ya setiap kesebelasan pasti ingin tampil menjadi juara. Nah Jakarta yang sebagai Daerah Khusus Ibu Kota juga perlu mempersiapkan diri lebih baik, sehingga mudah-mudahan di tahun depan Jakarta bisa menjadi tuan rumah," ujar Pantas.

Pantas mengatakan, pengalaman penyelenggaraan sebelumnya, terutama saat berlangsung di Bali, menjadi pelajaran penting. Karena itu, proses perekrutan dan pembentukan skuad dilakukan lebih matang.

Baca juga : Persija Vs Arema, STY: Kekuatan Macan Kemayoran Baru 30-40 Persen

Antusiasme masyarakat terhadap proses seleksi juga cukup tinggi. Rekrutmen yang dibuka secara digital diikuti banyak peminat sehingga proses penyaringan dilakukan secara bertahap.

"Dukungan ini terus terang dengan pengalaman-pengalaman di tahun-tahun yang lalu, khususnya di Bali, ya kami berupaya untuk memberikan persiapan yang jauh lebih baik daripada kemarin," imbuhnya.

Meski membidik hasil maksimal, Adiyoga enggan sesumbar. Menurutnya, seluruh kontestan memiliki peluang yang relatif sama karena masing-masing telah melakukan persiapan.

"Saya juga nggak mau muluk-muluk karena saya rasa semua squad yang bertanding, maksudnya klub-klub dari provinsi lain mereka punya kekuatan yang sama. Mereka juga berlatih mempersiapkan squad secara serius juga sehingga maksud saya semua punya ruang yang sama untuk juara. Tapi dari kita di Jakarta khususnya menargetkan maksimal," tandasnya.

Soekarno Cup 2026 tidak hanya dirancang sebagai ajang adu kemampuan sepak bola antarpemain muda. Turnamen ini juga menjadi wadah pencarian bibit potensial sekaligus mengenalkan sejarah perjuangan Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, kepada generasi muda.

Baca juga : Piala Presiden 2026 Panggung Aksi Talenta Muda

Bendahara Panitia Nasional Soekarno Cup 2026, Yuke Yurike mengatakan, konsep tersebut sengaja dimasukkan agar peserta tidak sekadar mengenal nama Bung Karno yang menjadi nama turnamen. Sejumlah kutipan dan cerita mengenai Bung Karno akan diselipkan dalam rangkaian kegiatan.

Para pemain juga akan diajak mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah yang berkaitan dengan perjalanan hidup Bung Karno di Jawa Timur. "Jadi kan orang cuma tahu nama-nama doang. Jadi di saat itu di tempat bola itu, nanti ada cerita seperti Bung Karno, sejarah Bung Karno," ujar Yuke.

Momentum Hari Kemerdekaan 17 Agustus juga akan dimanfaatkan untuk memperkenalkan jejak sejarah Bung Karno. Saat kompetisi masih berlangsung, para pemain dijadwalkan dibawa ke Blitar.

"Tidak salah untuk pas 17 Agustus di Blitar. 17 Agustus kan kami masih masuk kegiatan, tapi pas 17 Agustus, pemain bola ini akan dibawa ke Blitar," katanya.

Menurut Yuke, kegiatan tersebut diharapkan memberi pengalaman berbeda kepada para pemain. Mereka tidak hanya bertanding di lapangan, tetapi juga memahami sejarah yang menjadi bagian dari identitas Soekarno Cup.

Baca juga : Pratama Arhan Petik Pelajaran Dari Kekalahan Atas Persib

Selain itu, kompetisi ini menjadi pintu bagi pemain muda nonprofesional untuk mendapatkan kesempatan meniti karier lebih tinggi. Para pemain merupakan hasil penjaringan dari SSB, termasuk melalui kerja sama dengan PPOP Ragunan untuk wilayah DKI Jakarta.

"Tujuan dari kegiatan ini sesuai arahan dari Panitia Nasional adalah bagaimana kami menciptakan, memunculkan bibit-bibit pemain unggul yang nanti kita bisa salurkan ke klub jenjang yang lebih tinggi," ujar Adiyoga.

Dengan bekal latihan selama tiga bulan, 23 pemain Banteng Jakarta FC kini siap membawa nama Jakarta ke Jawa Timur. Targetnya jelas: tampil maksimal, memburu gelar juara, sekaligus membuka jalan agar Jakarta bisa menjadi tuan rumah Soekarno Cup pada tahun berikutnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.