Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Koalisi Aksi Menyelamatkan Partai Persatuan Pembangunan (KAMP3) menyerukan rekonsiliasi kepada dua kubu yang berselisih di internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yakni kubu Mardiono dan Agus Suparmanto. Kedua pihak diminta mengakhiri pertikaian demi menjaga keutuhan partai dan masa depan kader.
Ketua KAMP3 Anwar Sanusi mengatakan, konflik berkepanjangan hanya akan merugikan PPP. Terlebih, partai berlambang Ka'bah tersebut berlandaskan nilai-nilai Islam yang semestinya menjadi pedoman dalam menyelesaikan persoalan internal.
“Kami minta, bukan hanya mengimbau, tetapi mendesak kedua kubu, pertama kubu Saudara Mardiono dan kedua kubu Agus Suparmanto, untuk menghentikan pertikaian,” kata Anwar.
Menurutnya, kedua pihak perlu mengedepankan semangat persaudaraan dan kembali pada prinsip dasar perjuangan partai. Ia meyakini tidak ada persoalan yang tidak dapat diselesaikan selama masing-masing pihak memiliki kemauan untuk berdamai.
Baca juga : M. Thobahul Aftoni: Forum Lucu-lucuan, Cuma Gertak Sambal
Anwar meminta seluruh pihak kembali berpegang pada lima khidmat partai dan enam prinsip perjuangan PPP, termasuk prinsip ibadah, amar makruf, dan nahi mungkar.
“Tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan. Semuanya harus kembali kepada lima khidmat partai dan enam prinsip perjuangan, yaitu prinsip ibadah, amar makruf, dan nahi mungkar. Hentikan pertikaian,” ujarnya.
Selain menyerukan rekonsiliasi, Anwar juga meminta pemerintah ikut membantu menyelesaikan konflik internal PPP. Menurutnya, pemerintah memiliki peran dalam pembinaan kehidupan politik nasional dan sebelumnya pernah terlibat dalam penyelesaian persoalan kepengurusan partai tersebut.
Ia menyinggung keterlibatan pemerintah ketika perselisihan antara Mardiono dan Agus Suparmanto mencuat hingga terjadi perubahan kepengurusan PPP.
Baca juga : Erfandi: Masukan Daerah, Bukan Keputusan Semena-mena
“Yang kedua, kami juga meminta kepada pemerintah, dalam hal ini sebagai pembina politik di Negara Kesatuan Republik Indonesia, untuk ikut membantu menyelesaikan persoalan ini,” katanya.
Anwar menegaskan, keberlangsungan PPP tidak hanya menyangkut kepentingan elite partai, tetapi juga masa depan ribuan kader yang selama ini berjuang di berbagai daerah.
Ia menyebut PPP masih memiliki sekitar 946 anggota DPRD di tingkat kabupaten, kota, dan provinsi. Menurutnya, keberadaan para kader tersebut perlu menjadi pertimbangan bagi kedua kubu untuk segera mencari penyelesaian.
Anwar mengingatkan, jika PPP gagal kembali tampil dalam Pemilu 2029, masa depan kader-kader partai di daerah akan terancam.
Baca juga : Lantik DPW-DPC PPP Aceh, Mardiono Imbau Kader Hadir Di Tengah Rakyat
“Kalau memang PPP tidak muncul pada 2029, kader-kader PPP ini akan habis,” ujarnya.
Diketahui, perselisihan internal PPP kembali memanas setelah Mardiono mengambil langkah pemecatan terhadap Agus Suparmanto dan Taj Yasin dari jabatan Wakil Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal PPP.
Situasi tersebut kembali memunculkan desakan agar kedua kubu mencari jalan penyelesaian demi menjaga keutuhan partai. KAMP3 berharap semangat persaudaraan dan dialog dapat dikedepankan sehingga PPP tetap solid dalam menghadapi agenda politik ke depan, termasuk Pemilu 2029.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya