Dark/Light Mode

Tavares Sebut Lini Belakang Persebaya Masih Jadi PR

Senin, 21 September 2026 15:37 WIB
Para pemain Persebaya. (Foto : Persebaya)
Para pemain Persebaya. (Foto : Persebaya)

RM.id  Rakyat Merdeka - Persebaya Surabaya harus puas berbagi poin dengan Garudayaksa FC pada pekan ketiga BRI Super League 2026/27. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (19/9/2026), Bajul Ijo ditahan 1-1.

Hasil tersebut membuat pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memiliki pekerjaan rumah untuk segera dibenahi. Salah satu yang menjadi sorotan pelatih asal Portugal itu adalah koordinasi lini belakang saat menghadapi situasi bola mati.

Gol Garudayaksa FC lahir melalui skema set piece. Menurut Tavares, gol tersebut seharusnya bisa dicegah apabila para pemain Persebaya lebih sigap dalam mengantisipasi pergerakan lawan.

Baca juga : Careca Sesalkan Arema FC Kehilangan Poin di 2 Laga

“Kami kebobolan melalui set pieces. Saat situasi sepak pojok pendek, lini pertahanan kami tidak bergerak maju secara serempak. Kami seharusnya lebih agresif dalam menekan pemain yang menguasai bola,” ujar Tavares.

“Sayangnya, kami membiarkan mereka melepaskan umpan ke tiang jauh yang berujung gol. Itulah peluang yang mereka miliki di babak kedua,” imbuhnya.

Tavares mengakui kecewa dengan gol tersebut. Terlebih, ia menilai Garudayaksa tidak banyak menciptakan peluang berbahaya pada babak kedua.

Baca juga : Bangganya Al Hamra Hehanussa Gagalkan Kemenangan Persebaya

Karena itu, hasil imbang terasa kurang memuaskan bagi mantan pelatih PSM Makassar tersebut. Persebaya dinilainya mampu mengontrol sejumlah aspek permainan, tetapi kehilangan konsentrasi dalam satu momen membuat peluang meraih kemenangan sirna.

Hasil imbang ini membuat Persebaya mengoleksi lima poin dari tiga pertandingan. Bajul Ijo menempati peringkat ketujuh klasemen sementara BRI Super League 2026/27, hasil dari satu kemenangan dan dua kali imbang.

Persebaya kini memiliki waktu untuk melakukan evaluasi sebelum kembali bertanding setelah jeda internasional. Kesalahan dalam mengantisipasi bola mati menjadi salah satu aspek yang harus segera diperbaiki agar tidak kembali terulang.

Baca juga : Persib Menang, Capek Marc Klok Terbayar di Jepara

Sementara itu, pemain Persebaya, Toni Firmansyah, turut menyampaikan permintaan maaf kepada suporter atas hasil yang belum sesuai harapan.

"Saya meminta maaf kepada Bonek dan Bonita. Tentunya hasil yang tidak kita inginkan ini, tetapi kita akan kerja keras dan memperbaiki di pertandingan selanjutnya. Terima kasih," pungkas Toni.
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.