Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, ReJO Harap Polri Makin Humanis
- Suyudi Ario Seto Kapolri, Sugiono PMK, Bahlil Menko Hilirisasi & Transisi Energi
- Pastikan Antrean Haji Lebih Akurat, Kemenhaj-Kemendagri Padankan Data Jemaah
- Menpora Erick: Nurisa Buktikan Juara Harus Berjuang Sampai Anak Panah Terakhir
- Badan Pengkajian MPR RI Serap Aspirasi Ekonomi Kreatif Karimunjawa
Menpora Erick: Nurisa Buktikan Juara Harus Berjuang Sampai Anak Panah Terakhir
Kamis, 1 Oktober 2026 13:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengapresiasi keberhasilan Nurisa Dian Ashrifah yang mempersembahkan medali emas sekaligus mencetak sejarah bagi panahan Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Nurisa meraih emas nomor Compound Women Individual setelah mengalahkan wakil Filipina, Amaya Amparo Cojuangco, pada partai final. Dalam pertandingan ketat tersebut, Nurisa mencatat 139 poin, unggul dua angka atas lawannya yang mengoleksi 137 poin.
Medali tersebut menjadi emas pertama Indonesia dari cabang panahan sejak olahraga ini resmi dipertandingkan di Asian Games pada 1978. Raihan Nurisa sekaligus menjadi emas kelima kontingen Merah Putih di Aichi-Nagoya 2026, melampaui target empat emas yang ditetapkan sebelumnya.
Baca juga : Asian Games 2026: Panahan Raih Emas, Indonesia Koleksi 5 Medali Emas
“Alhamdulillah, Indonesia kembali mendapatkan emas. Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya untuk Nurisa Dian Ashrifah dan seluruh tim panahan Indonesia yang telah berjuang luar biasa. Ini adalah sejarah karena untuk pertama kalinya panahan Indonesia berhasil mempersembahkan medali emas di Asian Games, sejak resmi dipertandingkan pada 1978,” ucap Erick.
Menurutnya, pertandingan final berlangsung ketat. Namun, Nurisa mampu menjaga fokus hingga anak panah terakhir.
“Pertandingan final tadi sangat ketat, tetapi Nurisa mampu menjaga fokus dan konsistensinya sampai akhir. Ini menunjukkan bahwa untuk menjadi juara, kita harus berjuang sampai anak panah terakhir,” lanjutnya.
Baca juga : Pecah Rekor Asia, Desak Made Sumbang Emas Keempat Indonesia
Erick meminta para atlet Indonesia yang masih bertanding tidak terlena meski target empat emas telah terlampaui.
“Emas kelima sudah kita dapatkan dan berarti target empat emas yang kita tetapkan sudah terlampaui. Hari ini masih ada atlet-atlet kita yang berjuang di final. Saya harap mereka tampil total dengan fighting spirit yang tinggi karena kita masih punya peluang untuk menambah emas,” kata Erick.
Ia menegaskan, pencapaian tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi pembinaan olahraga nasional menuju SEA Games 2027 dan Olimpiade Los Angeles 2028.
Baca juga : Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games 2026, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI
“Lima emas ini tentu kita syukuri, apalagi hari ini kita juga menyaksikan sejarah baru dari panahan. Tetapi kita tidak boleh berhenti pada pencapaian hari ini. Kita harus melihat prosesnya,” pungkas Erick.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya