Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kadu Monteiro Tampil Gemilang, Borneo FC Tahan Buriram 0-0
Kamis, 8 Oktober 2026 12:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Borneo FC Samarinda mengawali kiprahnya di ASEAN Club Championship 2026/27 dengan membawa pulang satu poin dari markas Buriram United. Tampil di Chang Arena, Buriram, Thailand, Rabu (7/10/2026) malam, Pesut Etam mampu menahan tuan rumah dengan skor 0-0.
Penampilan solid Borneo FC tidak lepas dari aksi penjaga gawang Kadu Monteiro. Kiper asal Brazil tersebut tampil tenang sepanjang pertandingan dan beberapa kali mampu mengantisipasi ancaman yang dilancarkan Buriram.
Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, memberikan apresiasi khusus kepada Kadu yang dinilai menjalankan tugasnya dengan sangat baik, termasuk dalam mengantisipasi bola-bola yang diarahkan ke tiang jauh.
Baca juga : Borneo FC Bawa 23 Pemain ke Thailand, Bidik Hasil Positif
"Ya, dia tampil sangat bagus, begitu juga dengan pemain lini belakang. Dia sangat tenang dan mampu mengontrol area tiang kedua dengan baik," ujar Mauro dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Mauro mengatakan, timnya sudah mempelajari karakter permainan Buriram sebelum pertandingan. Salah satu perhatian utama adalah serangan tuan rumah melalui situasi bola mati, mulai tendangan bebas, sepak pojok hingga umpan silang yang diarahkan ke tiang jauh.
Kondisi tersebut membuat peran Kadu menjadi sangat penting. Terlebih, mayoritas pemain Borneo FC memiliki postur di bawah 175 sentimeter, kecuali dua bek tengah. Namun, Kadu mampu membaca arah bola dan mengantisipasi setiap ancaman dengan baik.
Baca juga : Banyak Pemain Baru, Borneo FC Butuh Waktu Bangun Chemistry
"Kami tahu Buriram biasanya merupakan tim yang banyak menyerang di tiang kedua melalui umpan silang, tendangan bebas, maupun sepak pojok. Dia melakukan pekerjaan yang sangat baik," tambah Mauro.
Tak hanya kuat dalam mengamankan gawang, Kadu juga dinilai berperan dalam membantu Borneo FC membangun serangan dari lini belakang. Mauro mengapresiasi keberanian timnya mengalirkan bola untuk keluar dari tekanan lawan, bukan sekadar melepaskan umpan panjang.
Strategi tersebut membuat Borneo FC mampu meredam agresivitas Buriram. Dari 14 tendangan gawang yang dilakukan Pesut Etam sepanjang pertandingan, tidak ada yang berkembang menjadi situasi berbahaya bagi pertahanan mereka.
Baca juga : BRI Super League, Borneo FC Datangkan Amar Brkic
"Dari 14 tendangan gawang tersebut, Buriram tidak menciptakan situasi berbahaya. Jadi, kami tidak benar-benar kehilangan bola yang kemudian berujung menjadi peluang atau gol. Itu hal yang positif dan saya senang dengan penampilannya," pungkas Mauro.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya