Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pelatih Arema Ungkap Kunci Sukses Hajar Dewa United 4-0
Selasa, 27 Oktober 2026 14:22 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Arema FC membuktikan efektivitas serangan lebih menentukan daripada dominasi penguasaan bola setelah menghajar Dewa United 4-0 pada pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027.
Bermain di kandang sendiri, Singo Edan mampu memaksimalkan peluang meski hanya mencatatkan 34 persen penguasaan bola, berbanding 66 persen milik tim tamu.
Dewa United yang tampil dominan justru gagal mencetak satu gol pun. Tim tamu melepaskan 21 tembakan dengan akurasi 42 persen, sedangkan Arema mencatatkan 10 tembakan dengan akurasi 56 persen.
Pelatih interim Arema FC, Andre Caldas, mengakui timnya sempat kesulitan menghadapi tekanan Dewa United pada awal pertandingan. Namun, ia meminta para pemain tetap tenang dan disiplin menjalankan strategi meski menghadapi lawan yang memiliki kualitas serta agresivitas tinggi.
Baca juga : Lawan PSS, Borneo FC Punya Bekal Kemenangan di Asia
"Kami sudah punya rencana permainan, tetapi kita tidak boleh lupa bahwa lawan kami adalah tim peringkat kedua di kompetisi ini," kata pelatih asal Brasil itu.
"Dewa United sangat kuat dan juga agresif. Namun, yang terpenting adalah jika segalanya tidak berjalan lancar dalam 5–10 menit pertama, kita tidak boleh panik atau kehilangan kendali. Kita harus tetap tenang, bersabar dan yang utama, jangan sampai kebobolan. Jika kita tidak kebobolan, situasi akan membaik. Itulah yang terjadi dalam pertandingan itu," imbuhnya.
Pendekatan tersebut membantu Arema melewati tekanan awal sebelum mulai menemukan celah di pertahanan lawan. Tuan rumah kemudian memanfaatkan serangan balik untuk mengubah jalannya pertandingan.
Morais Careca membuka keunggulan Arema pada menit ke-30. Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri Singo Edan sekaligus membuat mereka lebih leluasa mengembangkan permainan.
Baca juga : Shin Tae-yong Ubah Peran Rizky Ridho di Persija, Kini Jadi Gelandang
"10–15 menit awal memang berat. Namun, setelah itu kami mulai melancarkan serangan balik dan mampu menguasai bola di sisi lapangan. Begitulah cara kami bermain. Kemudian, Careca mencetak gol yang indah, dan jalannya pertandingan pun berubah," ujar Andre Caldas.
"Kami mulai lebih banyak menguasai bola dan lebih memegang kendali permainan. Sekali lagi, yang terpenting adalah tidak kebobolan," sambungnya.
Memasuki babak kedua, Arema semakin efektif memanfaatkan peluang. Careca mencetak gol keduanya pada menit ke-52, sebelum Samuel Otusanya memperlebar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-65.
Julian Guevara kemudian melengkapi kemenangan telak tuan rumah lewat gol pada masa tambahan waktu. Empat gol tersebut memastikan Arema mengamankan kemenangan tanpa kebobolan meski sepanjang pertandingan tidak mendominasi penguasaan bola.
Baca juga : Persija Menang, Rizky Ridho Kurang Puas Permainan Tim
Bagi Andre Caldas, hasil tersebut menunjukkan pentingnya menjaga ketenangan ketika permainan tidak berjalan sesuai harapan. Ia menilai tim harus mampu beradaptasi dengan situasi pertandingan tanpa kehilangan disiplin dalam menjalankan strategi.
"Setelah itu, gol kedua, ketiga, dan keempat pun tercipta sebagai konsekuensinya. Intinya, jangan panik saat keadaan tidak berjalan baik di menit-menit awal. Itu bagian dari sepak bola, terkadang kita tampil bagus, terkadang lawan yang tampil lebih baik," pungkasnya.
Kemenangan 4-0 ini menjadi bukti efektivitas Arema dalam memanfaatkan peluang. Sebaliknya, dominasi penguasaan bola Dewa United tidak cukup untuk membongkar pertahanan Singo Edan, yang mampu menjaga konsentrasi sekaligus menghukum lawan melalui serangan-serangan efektif.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya