Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Djarum Foundation Beri Bonus Rp 200 Juta untuk Juara WJC 2026
Sabtu, 7 November 2026 16:22 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Bakti Olahraga Djarum Foundation memberikan apresiasi senilai total Rp 200 juta kepada tiga atlet muda PB Djarum yang sukses meraih medali emas di ajang BWF World Junior Championships 2026. Penghargaan juga diberikan kepada tim manajer dan pelatih yang berperan dalam keberhasilan para atlet mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.
Ketiga atlet tersebut adalah Radithya Bayu Wardhana, Muhammad Luthfi Habibi, dan Dian Ramadhani Mukti. Radithya menjadi juara tunggal putra, sedangkan pasangan Luthfi/Dian meraih gelar juara ganda campuran dalam kejuaraan dunia junior tersebut.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin mengatakan, apresiasi ini merupakan bentuk penghargaan atas perjuangan para atlet muda yang telah membawa nama Indonesia di kancah internasional.
Ia berharap, prestasi tersebut menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus berkembang dan mempersiapkan diri menghadapi persaingan di level senior.
"Semoga gelar juara ini menjadi pelecut motivasi untuk mencetak prestasi lebih tinggi lagi," ujar Yoppy dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/11/2026).
Menurut Yoppy, keberhasilan tersebut juga menjadi bukti pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini. Terlebih, dua dari tiga atlet PB Djarum yang meraih gelar juara dunia junior merupakan lulusan Audisi Umum PB Djarum, yakni Radithya dan Dian.
Ia menyebut, program audisi yang telah berjalan selama dua dekade tersebut menjadi salah satu jalur untuk menemukan dan mengembangkan bibit pebulutangkis berkualitas dari berbagai daerah di Indonesia.
"Kemenangan ini membuktikan bahwa proses pembinaan harus dimulai sejak dini. Audisi Umum bukan hanya pintu masuk bergabung dengan PB Djarum, tetapi gerbang untuk menjadi pebulutangkis dunia," jelasnya.
Baca juga : 9 Atlet Raih Djarum Beasiswa Bulutangkis 2026
Pada nomor tunggal putra, Radithya Bayu Wardhana memastikan gelar juara setelah mengalahkan sesama wakil Indonesia, Fardhan Rainanda Joe, dalam pertandingan tiga gim dengan skor 15-9, 11-15, 15-8.
Gelar tersebut terasa istimewa bagi Radithya karena World Junior Championships 2026 merupakan penampilan perdananya di kejuaraan dunia junior. Pebulutangkis kelahiran Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, itu mengaku tidak menyangka bisa langsung membawa pulang medali emas.
"Ini pertama kali saya mengikuti World Junior Championships dan alhamdulillah bisa menjadi juara," ungkap Radithya.
Lulusan Audisi Umum PB Djarum 2018 itu mengakui pertandingan final tidak berjalan mudah. Apalagi, ia pernah beberapa kali kalah saat berhadapan dengan Fardhan dalam turnamen sebelumnya.
Berbekal pengalaman tersebut, Radithya mempelajari permainan lawan dan mempersiapkan diri menghadapi pertandingan hingga tiga gim. Meski sempat kehilangan fokus pada gim kedua, ia mampu bangkit dan mengamankan kemenangan pada gim penentuan.
Sementara itu, pasangan ganda campuran Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti juga menyumbangkan medali emas setelah mengalahkan wakil China, Feng Yi Lang/Li Meng Han.
Luthfi/Dian harus melalui pertandingan ketat selama tiga gim sebelum menang dengan skor 17-15, 8-15, 16-14.
Dian mengatakan, gelar juara dunia tersebut merupakan hasil dari proses panjang, konsistensi latihan, serta pengorbanan yang telah mereka jalani bersama tim.
Baca juga : Audisi Umum PB Djarum 2026 Makin Luas, Bidik Talenta dari Sumatra-Sulawesi
Ia mempersembahkan kemenangan tersebut untuk Indonesia, orang tua, tim pelatih, tim pendukung, suporter, serta PB Djarum yang selama ini mendukung perjalanan karier mereka.
"Kami bangga dan bersyukur karena gelar juara dunia ini diraih melalui perjuangan yang tidak mudah," kata Dian.
Luthfi menambahkan, kesiapan mental menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan mereka mengatasi tekanan pada pertandingan final, terutama saat menghadapi pasangan kuat asal China.
Menurutnya, tim pelatih selalu mengingatkan agar mereka menikmati pertandingan, menjaga komunikasi, serta fokus menjalankan strategi tanpa terbebani nama besar lawan.
"Pelatih meminta kami fokus menjalankan strategi, menjaga komunikasi, dan menikmati pertandingan," ujar Luthfi.
Ia menilai kemampuan menjaga konsentrasi dalam perebutan poin-poin akhir turut menentukan kemenangan mereka. Dengan kepercayaan terhadap kemampuan masing-masing, Luthfi/Dian mampu menyelesaikan pertandingan dengan hasil maksimal.
Atas prestasi tersebut, Bakti Olahraga Djarum Foundation memberikan apresiasi kepada para atlet dan tim kepelatihan dengan rincian sebagai berikut:
Radithya Bayu Wardhana (Juara Tunggal Putra): Rp 45 juta.
Baca juga : Semakin Berkualitas, 518 Atlet Muda Ditempa Lewat Format Perorangan Dan Beregu
Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti (Juara Ganda Campuran): Rp 60 juta.
Eskar Denantara (Tim Manajer BWF World Junior Championships 2026): Rp 25 juta.
Wiempie Mahardi (Kepala Pelatih Tunggal Putra): Rp 25 juta.
Muhammad Rijal (Kepala Pelatih Ganda Campuran): Rp 25 juta.
Ihsan Maulana Mustofa (Asisten Pelatih Tunggal Putra): Rp 10 juta.
Hendra Mulyono (Asisten Pelatih Ganda Campuran): Rp 10 juta.
Total apresiasi yang diberikan mencapai Rp 200 juta.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya