Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Persijap Jepara kembali gagal meraih kemenangan pada pekan kesembilan BRI Super League 2026/2027. Menjamu Garudayaksa FC di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (7/11/2026) malam, Laskar Kalinyamat harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-2.
Kekalahan ini terasa menyakitkan bagi Persijap karena gol penentu kemenangan Garudayaksa FC tercipta pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+2.
Garudayaksa FC lebih dulu membuka keunggulan melalui gol Jayro Jean pada menit ke-45. Persijap kemudian mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Weynderson Santos pada menit ke-85.
Namun, harapan tuan rumah untuk mengamankan setidaknya satu poin buyar setelah Brian Rubio mencetak gol melalui sundulan pada menit ke-90+2.
Kehilangan konsentrasi pada penghujung pertandingan kembali menjadi persoalan bagi Persijap. Hasil tersebut sekaligus memperpanjang catatan buruk Laskar Kalinyamat yang belum mampu meraih kemenangan hingga pekan kesembilan.
Baca juga : PSS Sleman Siap Hadapi Bhayangkara FC
Dari sembilan pertandingan yang telah dijalani, Persijap baru mengoleksi dua hasil imbang dan menelan tujuh kekalahan. Raihan dua poin membuat tim asal Jepara itu masih terpuruk di posisi ke-18 atau dasar klasemen sementara.
Pelatih Persijap Jepara, Juan Cortes, mengakui timnya kembali mendapatkan hasil yang mengecewakan. Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, kedua tim sebenarnya tampil saling menyerang sepanjang pertandingan.
“Kalau kita lihat sepanjang laga, kedua tim bermain saling menyerang. Namun kami kembali dapat hasil yang tidak bagus. Inilah sepak bola, saat kita tidak kuat dalam bertahan dan tidak efisien dalam menyerang, itu yang terjadi,” ujar Juan Cortes seusai pertandingan.
Meski belum juga merasakan kemenangan, Juan menegaskan timnya tidak boleh menyerah. Ia meminta seluruh pemain tetap bekerja keras dan menjadikan hasil buruk tersebut sebagai bahan evaluasi.
“Kita harus tetap jalan, harus coba lagi perbaiki. Kita ingin kemenangan perdana tapi hasil sementara tidak demikian. Kita semua kecewa, sedih. Tapi sepak bola ya seperti ini. Kita harus tetap tatap ke depan untuk bisa lebih baik lagi,” tegasnya.
Baca juga : Park Jun-heong Siap Pimpin Persik Hadapi Bali United
Persiapan Terlambat Jadi Salah Satu Kendala
Juan Cortes juga membeberkan sejumlah faktor yang menurutnya turut memengaruhi performa Persijap musim ini. Salah satunya adalah persiapan tim yang terlambat sejak awal kompetisi, ditambah persoalan cedera pemain yang membuat komposisi skuad harus beberapa kali mengalami perubahan.
“Sejak awal kita persiapan terlambat. Bongkar pasang pemain karena cedera juga. Kita paham tuntutan suporter yang ingin tim menang. Tapi kita juga tentu ingin menang. Tidak ada yang senang dengan kekalahan. Kami ingin menang, tapi ini belum terjadi, kita harus terus perbaiki lagi,” ungkapnya.
Selain persoalan persiapan dan komposisi pemain, Juan kembali menyoroti lemahnya konsentrasi pada menit-menit akhir pertandingan. Menurutnya, kebobolan pada penghujung laga menjadi kesalahan yang harus segera dibenahi.
“Ada yang harusnya tidak terjadi, kita kebobolan lagi di menit-menit akhir. Tapi kita akan terus berjuang di laga-laga berikutnya untuk hasil yang lebih baik,” jelasnya.
Baca juga : Java United Percaya Diri Hadapi Persib
Juan tetap optimistis Persijap mampu keluar dari situasi sulit. Ia menegaskan perubahan harus dimulai dari internal tim, bukan dengan mencari pihak yang harus disalahkan.
“Kita yakin kita bisa ubah situasi yang ada sekarang. Memang situasi tidak baik. Kita tidak bisa salahkan siapa-siapa. Hanya kita sendiri yang bisa merubah situasi ini. Harapannya, semua mau memperbaiki kesalahan-kesalahan seperti kebobolan di menit-menit akhir. Kita harus bangkit dan terus kerja keras dan tidak mengulangi kesalahan yang sama,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya