BREAKING NEWS
 

Demi Perkuat Keamanan Siber Indonesia, Angkatan Siber Atau Cukup Lembaga

Dave Laksono: Perlu Dibahas Dulu Secara Mendalam

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DAUD FADILLAH
Senin, 19 Agustus 2024 07:50 WIB
Dave Laksono, Anggota Komisi I DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kemajuan teknologi informasi dan digital begitu pesat. Negara-negara besar terus mengembangkan kekuatan sibernya. Tak heran jika antar negara bisa berperang melalui kekuatan sibernya masing-masing. 

Bagaimana dengan Indonesia? Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet), saat menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD, serta pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui,  keamanan siber Indonesia masih lemah. 

Baca juga : TB Hasanuddin: Jadi, Jangan Langsung Disebut Angkatan Dong

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini mengusulkan peningkatan kekuatan siber di Indonesia, guna melawan kekuatan siber negara lain.  Bamsoet mengusulkan pembentukan matra keempat Tentara Nasional Indonesia (TNI), yakni Angkatan Siber. Menurutnya, matra itu dapat memperkuat tiga matra yang sudah ada di TNI, yakni Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara.

"Sudah saatnya Indonesia segera mempersiapkan pembentukan matra keempat TNI, dengan menghadirkan Angkatan Siber," tandasnya.

Baca juga : Kemensos Cetak 30 Ribu Lebih Wirausahawan Baru

Namun, Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDIP, Mayjen (Purn) TB Hasanuddin tidak sepakat jika ada Matra Siber atau Angkatan Siber. Menurutnya, tidak perlu Angkatan. Cukup lembaga. 

Sedangkan Anggota Komisi I DPR Dave Laksono mengatakan, membentuk Angkatan Siber perlu dasar hukum. 

Baca juga : Jenderal Andika Membakar Semangat Generasi Muda

Untuk mengetahui lebih detail mengenai hal ini, berikut wawancara dengan Dave Laksono terkait wacana pembentukan Matra Siber. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense