BREAKING NEWS
 

Wacana BGN Terapkan Sistem Prasmanan MBG Di Sekolah

Irma Suryani Chaniago: Yang Pasti Harganya Tak Lagi Rp 10 Ribu

Reporter : NANA MAULANA
Editor : DEDE HERMAWAN
Minggu, 11 Oktober 2026 07:10 WIB
Irma Suryani Chaniago, Anggota Komisi IX DPR. Foto: Istimewa

 Sebelumnya 
Bagaimana Anda melihat langkah Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan inovasi distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sistem prasmanan?

Ide ini bagus untuk sekolah yang memiliki dapur dan ruang makan yang memadai. Kemudian, sekolah yang bisa menerapkan sistem prasmanan merupakan sekolah terpadu, yakni sekolah yang memiliki jenjang SD, SMP, dan SMA dalam satu lokasi. Dengan demikian, pemberian makanan bisa dilakukan secara prasmanan di dapur masing-masing yang lokasinya tidak berjauhan.

Hal apa saja yang harus diperhatikan dalam sistem prasmanan ini?

Harus diperhatikan ketersediaan ruang makan yang memadai, dengan jumlah kursi dan meja yang cukup. Selain itu, dengan sistem prasmanan, harga makanan tidak bisa lagi Rp 10 ribu per porsi. Sebab, penyajian makanan secara prasmanan tentu membutuhkan pelayanan yang berbeda.

Baca juga : Saran Komisi IX DPR: Pilih Penentuan Nilai Lebih Tinggi

Apa yang menjadi pembeda dari segi makanannya?

Pastinya, harga makanan tidak bisa lagi hanya Rp 10 ribu. Sebab, menu yang ditawarkan harus cukup beragam. Ada sayuran, buah, lauk (protein), lauk pendamping, tempe, tahu, bakwan sayuran, perkedel, air mineral, dan susu.

Anda juga menyebut soal pelayanan. Apakah hal ini akan berpengaruh terhadap anggaran BGN?

Nah, insentif bagi petugas yang melayani penyajian makanan tentu harus disesuaikan. Ini bukan gaji, melainkan upah karena posisi mereka bukan pekerja, melainkan relawan. Saat ini, pendapatan mereka hanya Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta.

Baca juga : Budi Gunadi Ajak Investor Garap Pasar Kesehatan RI

Artinya, harus ada penyesuaian anggaran untuk insentif petugasnya?

Menurut saya, mereka sudah bekerja dari pukul 21.00 hingga pukul 05.00, bahkan bisa sampai pukul 07.00. Jika masih harus melayani prasmanan di sekolah-sekolah, tentu harus ada perhitungan upah lembur.

Mengapa pelayanan prasmanan tidak diserahkan saja kepada pihak sekolah atau kantin sekolah?

Kalau diserahkan kepada pihak sekolah atau kantin sekolah, nanti justru bisa menimbulkan masalah lagi. Pekerjaan guru untuk mengajar bisa terganggu. NNM

Baca juga : 1.509 Kadet Mengabdi Di 181 Sekolah Rakyat

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Minggu, 11 Oktober 2026 dengan judul "Wacana BGN Terapkan Sistem Prasmanan MBG Di Sekolah, Irma Suryani Chaniago: Yang Pasti Harganya Tak Lagi Rp 10 Ribu"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense